Studi Pendahuluan: Pengembangan Laboratorium Virtual Uji Zat Makanan dan Urin Materi Transpor dan Pertukaran Zat pada Manusia untuk Peserta Didik Fase F SMA
DOI:
https://doi.org/10.59698/afeksi.v6i5.589Keywords:
Laboratorium vritual, praktikum biologi, uji zat makananAbstract
References
Anwar, Y., Rahayu, D. S., & Nugroho, H. (2021). Analisis pelaksanaan praktikum biologi dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMA. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 7(3), 331–339.
Astuti, M. (2017). Kajian sifat-sifat urin dan implikasinya dalam pendidikan biologi. Jurnal Biologi Pendidikan Indonesia, 4(1), 12–19.
Byukusenge, C., & Nsanganwimana, F. (2022). Effectiveness of virtual laboratories in teaching and learning biology: A review of literature. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 21(6), 1–17.
Fadilah, N., & Surya, R. (2021). Pengaruh penggunaan virtual laboratory terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 9(1), 15–23.
Fitriyani, A., & Yuliati. (2020). Pembelajaran bermakna dalam membangun karakter dan keterampilan abad 21. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 12(2), 145–153.
Islami, R. D. (2022). Praktikum uji zat makanan berbasis laboratorium virtual: Evaluasi dan rekomendasi. Jurnal Pengembangan Pendidikan Biologi, 3(2), 45–53.
Kemendikbudristek. (2022). Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka untuk SMA. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah.
Nugroho, S., & Sari, P. W. (2022). Virtual laboratory sebagai alternatif praktikum biologi berbasis digital. Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi, 19(1), 67–74.
Prasetya, A., Suyanto, & Maryani. (2020). Pengembangan virtual laboratory berbasis android untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMA. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 6(2), 234–242.
Putra, R. A., & Widodo, A. (2021). Pengembangan laboratorium virtual untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi sistem ekskresi. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 7(2), 159–168.
Rahmah, D., Sari, P. W., & Utami, S. (2021). Analisis kendala pelaksanaan praktikum biologi di SMA: Fasilitas, bahan, dan waktu sebagai hambatan utama. BIODIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 7(2), 169–178.
Rizaldi, D. R., & Fatimah, F. (2020). Implementasi praktikum berbasis inkuiri dalam pembelajaran biologi untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 8(1), 112–121.
Sari, D. P., & Utami, N. W. (2020). Efektivitas pendekatan diskusi terhadap pemahaman konseptual dan keterampilan proses sains siswa. Jurnal Pendidikan Sains, 8(1), 33–41.
Susanti, L., Herlina, N., & Handayani, S. (2022). Strategi pembelajaran biologi dalam menghadapi materi abstrak pada Kurikulum Merdeka. BioEducatio: Jurnal Pendidikan Biologi, 4(2), 75–82.
Wahyudi, H., Apriadi, Y., & Mustaqim, M. (2023). Efektivitas laboratorium virtual terhadap pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(1), 45–56.
Wulandari, E., & Priyambodo, R. (2023). Identifikasi kendala pelaksanaan praktikum biologi pada jenjang SMA dan alternatif solusinya. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains, 6(1), 44–51.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
An author who publishes in AFEKSI agrees to the following terms:- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).