Komponen Evaluasi Dalam Pembelajaran: Prinsip Penilaian dan Ranah Hasil Belajar

Ni Komang Widya Pradewi

Abstract


Evaluasi merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran karena berfungsi untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran dan perkembangan peserta didik. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan komponen evaluasi dalam pembelajaran yang meliputi prinsip dasar evaluasi, prinsip penilaian, serta ranah hasil belajar yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka dengan menelaah berbagai buku, artikel ilmiah, dan sumber relevan yang berkaitan dengan evaluasi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi yang efektif harus dilaksanakan berdasarkan prinsip keseluruhan, kesinambungan, objektivitas, kooperatif, dan praktis. Penilaian juga harus memenuhi prinsip valid, objektif, adil, terbuka, akuntabel, sistematis, dan beracuan pada kriteria. Selain itu, evaluasi pembelajaran perlu memperhatikan keseimbangan antara ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik agar diperoleh Gambaran kemampuan peserta didik secara menyeluruh. Dengan demikian, evaluasi tidak hanya befungsi sebagai alat ukur hasil belajar, tetapi juga sebagai dasar perbaikan kualitas pembelajaran.


Keywords


evaluasi pembelajaran; penilaian; ranah afektif; ranah kognitif; ranah psikomotorik

Full Text:

PDF

References


American Educational Research Association, American Psychological Association, & National Council on Measurement in Education. (2014). Standards for educational and psychological testing. American Educational Research Association.

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.

Black, P., & Wiliam, D. (1998). Assessment and classroom learning. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 5(1), 7–74. https://doi.org/10.1080/0969595980050102

Brookhart, S. M. (2013). How to create and use rubrics for formative assessment and grading. ASCD.

Brookhart, S. M., & Nitko, A. J. (2021). Educational assessment of students (8th ed.). Pearson.

Chappuis, J., & Stiggins, R. J. (2022). An introduction to student-involved assessment for learning (7th ed.). Pearson.

Dave, R. H. (1970). Psychomotor levels. In R. J. Armstrong (Ed.), Developing and writing behavioral objectives (pp. 20–21). Educational Innovators Press.

Febriana, R. (2021). Evaluasi pembelajaran. Bumi Aksara.

Gunawan, I., & Palupi, A. R. (2016). Taksonomi Bloom revisi ranah kognitif: Kerangka landasan untuk pembelajaran, pengajaran, dan penilaian. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 2(2), 98–117. https://doi.org/10.25273/pe.v2i02.50

Harrow, A. J. (1972). A taxonomy of the psychomotor domain: A guide for developing behavioral objectives. David McKay.

Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research, 77(1), 81–112. https://doi.org/10.3102/003465430298487

Huseng, A. M., Auliyauddin, S., & Nursalam. (2025). Taxonomi pendidikan dimensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(9), 107–116.

Krathwohl, D. R. (2002). A revision of Bloom’s taxonomy: An overview. Theory Into Practice, 41(4), 212–218. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4104_2

Krathwohl, D. R., Bloom, B. S., & Masia, B. B. (1964). Taxonomy of educational objectives: The classification of educational goals. Handbook II: Affective domain. David McKay.

Mayer, R. E. (2002). Rote versus meaningful learning. Theory Into Practice, 41(4), 226–232. https://doi.org/10.1207/S15430421TIP4104_4

McCoach, D. B., Gable, R. K., & Madura, J. P. (2013). Instrument development in the affective domain: School and corporate applications (3rd ed.). Springer.

OECD. (2005). Formative assessment: Improving learning in secondary classrooms. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264007413-en

Popham, W. J. (2020). Classroom assessment: What teachers need to know (9th ed.). Pearson.

Rozak, P. (2014). Evaluasi afektif dalam pembelajaran. Madaniyah, 4(1), 57–69. https://media.neliti.com/media/publications/195113-ID-evaluasi-afektif-dalam-pembelajaran.pdf

Simpson, E. J. (1972). The classification of educational objectives in the psychomotor domain. Gryphon House.

Siyami, F., Wally, O., Abdillah, F. M., & Sukman. (2024). Teori dan prinsip evaluasi pembelajaran. Jurnal Integrasi Ilmu, 2(10). https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/1971/2020

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Sudijono, A. (2021). Pengantar evaluasi pendidikan. Rajawali Pers.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.59698/afeksi.v7i4.969

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Komang Widya Pradewi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License