Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga (Futsal, Voli, dan Tenis Meja) di SDM Lumbu Menggit

Agnes Monika Kuku Yowa, Vidriana Oktoviana Bano

Abstract


Program ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang biasa dilakukan diluar kelas dan diluar jam pelajaran untuk menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler di SD Masehi Lumbu Menggit menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas wakil kepala sekolah, guru pelatih, dan peserta didik, fokus penelitian diarahkan pada pemahaman mereka serta ketersediaan sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada komponen konteks, menunjukkan adanya perbedaan persepsi antara wakil kepala sekolah dan guru terkait ketersediaan sarana dan prasarana. Ketidaksesuaian ini menggarisbawahi pentingnya pengelolaan sarana dan prasarana yang baik. Pada komponen input, Kuantitas sumber daya manusia, khususnya pembimbing dianggap memadai, namun peningkatan kompetensi dan sertifikasi tetap diperlukan, karena keterbatasan tenaga guru. Sumber daya fisik, seperti fasilitas dan peralatan olahraga, dinilai kurang memadai. Pada komponen proses, meskipun kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SDM Lumbu Menggit berjalan sesuai rencana dan melibatkan partisipasi aktif peserta didik, keterbatasan fasilitas dan peralatan menjadi kendala bagi semangat peserta didik. Namun, disisi lain, sekolah menunjukkan komitmen terhadap pengawasan dan keselamatan peserta. Sementara itu, pada komponen produk, Evaluasi komponen produk menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler olahraga belum memberikan dampak optimal terhadap minat dan keterampilan karena kondisi sarana dan prasarana yang kurang memadai, sehingga minat peserta didik belum terlihat secara maksimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga dipengaruhi oleh kesiapan input dan rencana anggaran yang realistis, serta perbaikan sarana dan prasarana.

Keywords


Program Ekstrakurikuler; CIPP; Olahraga;

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. & Jabar, C. S. A. (2014). Evaluasi Program Pendidikan: Pedoman teoritis praktis bagi mahapeserta didik dan praktisi Pendidikan. Edisi 2, Cet. Ke-5. Jakarta: Bumi Aksara.

Ambri, S. (2017). PRAMUKA EKSTRAKURIKULER WAJIB DI SEKOLAH. JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN, 13(2), 16–21. https://doi.org/10.24114/jik.v13i2. 6090

Depdiknas. (2003). Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas

Daryanto, Administrasi dan Manajemen Sekolah, (Jakarta: Rineka Cipta, 2013), hal. 145- 146.

Damayanti, W. R., & Dwikurnaningsih, Y. (2020). Evaluasi Program Ekstrakurikuler di SDN Candirejo Kabupaten Semarang. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 11(1), 59-69.

Farhana, Z., & Desmawati, L. (2023). Evaluasi program bimbingan belajar melalui model CIPP (Context– Input–Process–Product) di Bimbel AHE Q-Course Kaliwungu Kudus. AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(1).

Fitriani, A. W.& Rusman, A. Z.(2024). Kegiatan Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja dalam Membaca Karakter Peduli Sosial Peserta didik. Nomor 1, 2024 hlm.1-10. https://doi.org/10.23887/jibk.v15i1.82633

Isnaeni, N., Apriliani, D., & Habibi, B. (2023). Evaluasi program literasi sekolah menggunakan model CIPP pada SMA Negeri 2 Tegal. Journal of Education Research, 5(3). https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1443

Jamaluddin, J., Rahman, A., & Kurniawan, D. (2025). Evaluasi pelaksanaan program pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka menggunakan model CIPP. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(1), 22–34.

Kurniawati, E. W. (2021). Program pendidikan perspektif model CIPP (Context, Input, Process, Product). Ghaitsa: Islamic Education Journal, 2(1).

Marisyah., Firman., Rusdinal. (2019).PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA TENTANG PENDIDIKAN. 3, 1514–19.

Nurcahyo, F. (2013). Pengelolaan Dan Pengembangan Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga Di SMA/MAN/Sederajat Se Kabupaten Sleman. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 9(2), 101–110. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpji/article/ view/3012/2505

Permendikbud. (2016). Panduan teknis kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar. 92. Permendikbud, R. I. (2014). UU RI Nomor 62 Tahun 2014. 53(9), 1689–1699

Suprihatiningrum, Jamil. 2013. Strategi Pembelajaran Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: ARRUZZ Media

Sari, Y.M.& Sarmini.(2017). Peran kegiatan latihan dasar kepemimpinan peserta didik dalam menumbuhkan sikap kepemimpinan peserta didik. Kajian Moral & Kewarganegaraan. Jilid 05 Nomor 3 Jilid 2 Tahun 2017, 516 –530

Wirawan. 2012. Evaluasi:Teori, Model, Standar, Aplikasi, dan Profesi.Depok: PT Raja Grafindo Persada.

Yusdinar, P. & Manik, YM (2023). Pengaruh Ekstrakurikuler Pramuka terhadap Pembentukan Karakter Peserta didik. Edu Cendekia Jurnal Ilmiah Kependidikan 3(01):183-190.




DOI: https://doi.org/10.59698/afeksi.v7i4.822

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Agnes Monika Kuku Yowa, Vidriana Oktoviana Bano

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License