Identifikasi Flow Experience Siswa dalam Menggunakan Media E- Komik Edukatif pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SD N 34 Kinali
DOI:
https://doi.org/10.59698/afeksi.v6i6.658Keywords:
Flow experience, E-komik Edukatif, IPASAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat flow experience siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan menggunakan media e-komik edukatif. Flow experience merupakan kondisi psikologis ketika individu sepenuhnya terlibat dalam aktivitas yang menantang dan menyenangkan, sehingga merasa fokus, termotivasi, dan kehilangan rasa waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen berupa angket flow experience berjumlah 12 item skala Likert yang dibagikan kepada 30 siswa kelas V SD Negeri 34 Kinali setelah pembelajaran menggunakan media e-komik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor flow experience sebesar 47,37 yang berada pada kategori tinggi. Sebanyak 66,7% siswa berada dalam kategori tinggi, dan 33,3% dalam kategori sedang, tanpa ada siswa yang berada dalam kategori rendah. Analisis per aspek menunjukkan bahwa aspek absorption (ketertarikan dan fokus) dan enjoyment (kesenangan) memperoleh skor rata-rata lebih tinggi dibandingkan aspek motivasi intrinsik. Rendahnya motivasi intrinsik kemungkinan dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kebiasaan belajar yang belum mandiri atau lingkungan belajar yang kurang mendukung. Temuan ini mengindikasikan bahwa media e-komik edukatif efektif dalam menciptakan keterlibatan belajar yang bermakna, namun perlu strategi tambahan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
References
Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Csikszentmihalyi, M. (1990). Flow: The psychology of optimal experience. New York: Harper & Row.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.
McCloud, S. (1993). Understanding Comics: The Invisible Art. Northampton: Kitchen Sink Press.
Rahmawati, D. (2022). Pengaruh media komik edukatif terhadap keterlibatan belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 145–156.
Sandika, C. R. (2022). Pengembangan E-Komik Edukatif pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(2), 101–112.
Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Siregar, H., & Hasanah, U. (2021). Penggunaan media pembelajaran berbasis cerita bergambar dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(1), 55–64.
Csikszentmihalyi, M. (1990). Flow: The psychology of optimal experience. New York: Harper & Row.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.
McCloud, S. (1993). Understanding Comics: The Invisible Art. Northampton: Kitchen Sink Press.
Rahmawati, D. (2022). Pengaruh media komik edukatif terhadap keterlibatan belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 145–156.
Sandika, C. R. (2022). Pengembangan E-Komik Edukatif pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(2), 101–112.
Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Siregar, H., & Hasanah, U. (2021). Penggunaan media pembelajaran berbasis cerita bergambar dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(1), 55–64.
Downloads
Published
2025-08-15
Issue
Section
Articles
Citation Check
License
An author who publishes in AFEKSI agrees to the following terms:- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).