Pemaknaan Hidup Remaja dengan Pola Asuh Strict Parents
DOI:
https://doi.org/10.59698/afeksi.v6i6.623Keywords:
Makna Hidup, Strict Parents, RemajaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemaknaan hidup remaja yang hidup dengan pola asuh strict parents. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan mengetahui makna hidup yang dimiliki subjek yang hidup dengan pola asuh strict parents. Oleh karena itu, diperlukan metode penelitian kualitatif untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Terdapat 2 (dua) subjek dalam yang sesuai dengan kriteria penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah transkrip wawancara, lalu diubah menjadi bentuk naratif dan transkrip verbatim; reduksi data; kategorisasi; sintesisasi; hipotesis kerja, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek dapat memaknai kehidupannya walaupun dengan pola asuh strict parents. Subjek pertama, dapat memaknai kehidupannya yaitu ketika dirinya dapat menerima kehidupannya meskipun dihadapkan dengan aturan-aturan yang ketat dari orang tuanya dan tetap menganggap kalau orang tuanya memiliki tujuan yang baik untuk dirinya, meskipun cara yang digunakan tidak disuka oleh subjek. Pada subjek kedua memaknai kehidupannya dengan bersyukur memiliki keluarga yang lengkap serta harmonis. Meskipun terkadang dirinya merasa tidak nyaman dengan cara orang tuanya dalam membatasi aktivitasnya.
References
Bastman, H. D. (2007). Logoterapi: Psikologi Untuk Menemukan Makna Hidup dan Meraih Hidup Bermakna. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada
Maryeni, E. (2017). Makna Hidup Pada Remaja Akhir Korban Perceraian. 11–35.
Oliver, J. (2019). Makna Hidup. Hilos Tensados, 1, 1–476.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kualitatif dan R and D. In Bandung: Alfabeta (Vol. 3, Issue April).
Ummah, M. S. (2019). Man’s Search For Meaning. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Willi, P. (2014). Hubungan Berfikir Positif Dengan Makna Hidup Pada Pasien Penyakit Kanker di Rumah Sakit Pringadi Medan. http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/430
Maryeni, E. (2017). Makna Hidup Pada Remaja Akhir Korban Perceraian. 11–35.
Oliver, J. (2019). Makna Hidup. Hilos Tensados, 1, 1–476.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kualitatif dan R and D. In Bandung: Alfabeta (Vol. 3, Issue April).
Ummah, M. S. (2019). Man’s Search For Meaning. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Willi, P. (2014). Hubungan Berfikir Positif Dengan Makna Hidup Pada Pasien Penyakit Kanker di Rumah Sakit Pringadi Medan. http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/430
Downloads
Published
2025-07-17
Issue
Section
Articles
Citation Check
License
An author who publishes in AFEKSI agrees to the following terms:- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).