Tren dan Tantangan Deteksi Plagiarisme dalam Penulisan Akademik: Sebuah Kajian Sistematis Literatur
DOI:
https://doi.org/10.59698/afeksi.v6i2.449Keywords:
Deteksi Plagiarisme, Etika Akademik, Kajian Sistematis LiteraturAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren dan tantangan dalam deteksi plagiarisme pada penulisan akademik melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap publikasi ilmiah selama dekade terakhir (2015–2025). Dalam era digital yang ditandai oleh kemudahan akses informasi dan tekanan publikasi akademik, plagiarisme menjadi isu krusial yang mengancam integritas ilmiah. Penelitian ini menganalisis 10 artikel yang dipilih secara ketat dari 100 publikasi awal berdasarkan relevansi dan kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa plagiarisme tidak hanya disebabkan oleh niat menyalin, tetapi juga oleh rendahnya literasi akademik, lemahnya kemampuan parafrase, serta kurangnya pemahaman etika ilmiah. Bentuk plagiarisme yang kompleks seperti parafrase tidak tepat, self-plagiarism, dan plagiarisme terjemahan masih sulit terdeteksi oleh sistem yang ada saat ini. Keterbatasan algoritma, basis data, serta ketidaktepatan dalam membedakan kutipan sah dan plagiarisme turut menjadi kendala utama. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan multidisipliner yaitu menggabungkan teknologi seperti machine learning, natural language processing, serta kebijakan etis dan edukatif dalam membangun sistem deteksi plagiarisme yang adil dan efektif. Temuan ini diharapkan menjadi kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi pendeteksi plagiarisme serta penyusunan kebijakan akademik yang mendukung integritas ilmiah.
References
Disemadi, H. S., & Kang, C. (2021). Self-Plagiarism dalam Dunia Akademik Ditinjau dari Perspektif Pengaturan Hak Cipta di Indonesia. Legalitas: Jurnal Hukum, 13(1), 1. https://doi.org/10.33087/legalitas.v13i1.236
Hadi, P. (2024). Christiani Pasaribu1*, Mazaya Raini Nurmaliza2, Nazhifa Nurul Azizah3, Prananta Hadi Panggayuh4, Rasyad Fitrianto5, Riswandy Wasir6. 5, 13079–13087.
Lubis, F., Silaban, A. F., Siregar, A. S. A. J., Girsang, A. A., Situmorang, D. N. B., Purba, G. S. A., Siregar, N. A., & Devi, T. A. (2023). Analisis Pentingnya Parafrase pada Penulisan Artikel Ilmiah Sebagai Upaya Menghindari Plagiarisme. Jurnal Pendidikan Non Formal, 1(2), 9. https://doi.org/10.47134/jpn.v1i2.150
Magdalena, L., Lie, R., Chandra, D., & Perdana, N. J. (2023). Kesadaran Akan Tindakan Plagiarisme Di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Serina Sains, Teknik Dan Kedokteran, 1(1), 123–132. https://doi.org/10.24912/jsstk.v1i1.27137
Palandeng, R. A., Setiabudhi, D. O., & Maramis, M. R. (2023). Aspek Hukum Plagiarisme sebagai Pelanggaran Integritas Akademik di Perguruan Tinggi. Jurna; Fakultas Hukum, 12(1), 1–11.
Pratiwi, M. A., & Aisya, N. (2021). Fenomena plagiarisme akademik di era digital. Publishing Letters, 1(2), 16–33. https://doi.org/10.48078/publetters.v1i2.23
Ratu, K., Naben, M., & Widyawati, H. (2024). Plagiarisme dalam Dunia Pendidikan : Analisis Masalah Sosial dan Urgensi Pendidikan Karakter. 3(4), 454–463. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v3i4.4664
Sari, N. P., & Adam, L. N. (2021). Upaya Pencegahan Plagiarisme Dengan Menggunakan Aplikasi Mendeley Dalam Melakukan Penulisan Sitasi Dan Referensi. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(3), 586. https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i3.4808
Sari1, D. U., Oktavia2, M., Jannah3, A. A., Jannah4, U. A., Mulkah5, N. S., & Ummah6, A. S. (2022). Faktor Terjadinya Perilaku Plagiarisme Mahasiswa Universitas Negeri Semarang dalam Mengerjakan Tugas. 1(1), 67–74.
Shadiqi, M. A. (2019). Memahami dan Mencegah Perilaku Plagiarisme dalam Menulis Karya Ilmiah. Buletin Psikologi, 27(1), 30. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.43058
Sukowati, I., & Suciptaningsih, O. A. (2024). Literatur Review: Plagiarisme dalam Penulisan Karya Ilmiah: Memahami, Mencegah dan Menangani. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2), 1473–1477. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.3844
Tahir, M., Patak, A. A., Jahrir, A. S., Basri, M., Arfandi, A., & Makassar, U. N. (2024). Pelatihan Menggunakan Aplikasi Turnitin Untuk Mencegah Tindakan Plagiat Makalah Mahasiswa. 4(2), 84–94.
Yudhana, A., Djayali, A. D., & Sunardi. (2017). Plagiarism Detection System for Scientific Papers Using Pattern Matching Algorithms (English). In Jurti (pp. 178–187).
Yunita, E., Henri Prianto Sinurat, & Rati Sumanti. (2021). Plagiarisme Dalam Budaya Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Jurnal Transformasi Administrasi, 11(02), 139–150. https://doi.org/10.56196/jta.v11i02.193
Hadi, P. (2024). Christiani Pasaribu1*, Mazaya Raini Nurmaliza2, Nazhifa Nurul Azizah3, Prananta Hadi Panggayuh4, Rasyad Fitrianto5, Riswandy Wasir6. 5, 13079–13087.
Lubis, F., Silaban, A. F., Siregar, A. S. A. J., Girsang, A. A., Situmorang, D. N. B., Purba, G. S. A., Siregar, N. A., & Devi, T. A. (2023). Analisis Pentingnya Parafrase pada Penulisan Artikel Ilmiah Sebagai Upaya Menghindari Plagiarisme. Jurnal Pendidikan Non Formal, 1(2), 9. https://doi.org/10.47134/jpn.v1i2.150
Magdalena, L., Lie, R., Chandra, D., & Perdana, N. J. (2023). Kesadaran Akan Tindakan Plagiarisme Di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Serina Sains, Teknik Dan Kedokteran, 1(1), 123–132. https://doi.org/10.24912/jsstk.v1i1.27137
Palandeng, R. A., Setiabudhi, D. O., & Maramis, M. R. (2023). Aspek Hukum Plagiarisme sebagai Pelanggaran Integritas Akademik di Perguruan Tinggi. Jurna; Fakultas Hukum, 12(1), 1–11.
Pratiwi, M. A., & Aisya, N. (2021). Fenomena plagiarisme akademik di era digital. Publishing Letters, 1(2), 16–33. https://doi.org/10.48078/publetters.v1i2.23
Ratu, K., Naben, M., & Widyawati, H. (2024). Plagiarisme dalam Dunia Pendidikan : Analisis Masalah Sosial dan Urgensi Pendidikan Karakter. 3(4), 454–463. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v3i4.4664
Sari, N. P., & Adam, L. N. (2021). Upaya Pencegahan Plagiarisme Dengan Menggunakan Aplikasi Mendeley Dalam Melakukan Penulisan Sitasi Dan Referensi. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(3), 586. https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i3.4808
Sari1, D. U., Oktavia2, M., Jannah3, A. A., Jannah4, U. A., Mulkah5, N. S., & Ummah6, A. S. (2022). Faktor Terjadinya Perilaku Plagiarisme Mahasiswa Universitas Negeri Semarang dalam Mengerjakan Tugas. 1(1), 67–74.
Shadiqi, M. A. (2019). Memahami dan Mencegah Perilaku Plagiarisme dalam Menulis Karya Ilmiah. Buletin Psikologi, 27(1), 30. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.43058
Sukowati, I., & Suciptaningsih, O. A. (2024). Literatur Review: Plagiarisme dalam Penulisan Karya Ilmiah: Memahami, Mencegah dan Menangani. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2), 1473–1477. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.3844
Tahir, M., Patak, A. A., Jahrir, A. S., Basri, M., Arfandi, A., & Makassar, U. N. (2024). Pelatihan Menggunakan Aplikasi Turnitin Untuk Mencegah Tindakan Plagiat Makalah Mahasiswa. 4(2), 84–94.
Yudhana, A., Djayali, A. D., & Sunardi. (2017). Plagiarism Detection System for Scientific Papers Using Pattern Matching Algorithms (English). In Jurti (pp. 178–187).
Yunita, E., Henri Prianto Sinurat, & Rati Sumanti. (2021). Plagiarisme Dalam Budaya Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Jurnal Transformasi Administrasi, 11(02), 139–150. https://doi.org/10.56196/jta.v11i02.193
Downloads
Published
2025-04-24
Issue
Section
Articles
Citation Check
License
An author who publishes in AFEKSI agrees to the following terms:- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).