Kontribusi Pendidikan Agama Kristen Humanis dalam Pembangunan Iman Jemaat di Jemaat Pola Tribuana Klasis Alor Barat Laut Gereja Masehi Injili di Timor
DOI:
https://doi.org/10.59698/afeksi.v6i1.432Keywords:
Pendidikan Agama Kristen Humanis, Pembangunan Iman, Jemaat, , Gereja Masehi Injili di TimorAbstract
References
Dittrich, P. H. A. (2011). The Situation of Christians in North East Asia and South East Asia. In Kas International Reports.
End, T. van den. (2019). Ragi Carita-Sejarah Gereja Di Indonesia 1 Th. 1500-Th 1860 an. BPK Gunung Mulia.
Eugene Zen, Y. P. H. (2021). Membangun Iman Anak Melalui Keteladanan Orang Tua Ditinjau Dari Persfektif Alkitab dan Perkembangan Anak. Davar: Jurnal Teologi, 2(1).
Eunike Clarisa Nababan, Irmawaty Nengsih Togatorop, Angelica Petrina Sianturi, Emya Natalia Ginting, & D. N. (2022). Anak Muda Kristen Peduli Lingkungan Hidup. Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese Dan Pastoral, 1(7), 78–91.
Farida, M. C., & Christy, A. (2023). PENTINGNYA LANDASAN KELUARGA KRISTEN BERDASARKAN PERJANJIAN BARU DALAM MEMBENTUK KECERDASAN SPIRITUAL REMAJA KRISTEN. Inculco Journal of Christian Education, 3(3), 285–300.
Groome, T. H. (1980). Christian Religious Education: Sharing Our Story and Vision. In Harper & Row.
Haryani, E. (2019). INTOLERANSI DAN RESISTENSI MASYARAKAT TERHADAP KEMAJEMUKAN: STUDI KASUS KERUKUNAN BERAGAMA DI KOTA BOGOR, JAWA BARAT. Jurnal Multikultural & Multireligius, 18(2).
John W. Creswell. (2012). Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research-Fourth Edition. In Pearson Education, Inc.
Kristianus Bayu Pranata, & Nehemia Nome. (2023). Pendidikan Agama Kristen Sebagai Agen Restorasi Pendidikan Dalam Mewujudkan Kehidupan Beragama Yang Harmonis Di Sekolah–Sekolah. Jurnal Filsafat Dan Teologi Katolik, 6(2), 37–63. https://doi.org/10.58919/juftek.v6i2.67
Lebang-Hutabarat, H. (2010). Sebuah Asia yang Sedang Berubah Cepat: Suatu Tantangan bagi Pembinaan Warga Gereja. In Ajarlah Mereka Melakukan: Kumpulan Karangan Seputar PAK, Penyunting. BPK Gunung Mulia.
Marija, P., Kawangung, Y., Kause, M. (2019). Pendekatan Humanis-Relegius pada Pendidikan Kristen sebagai Pembentukan Karakter Generasi Milenial. JURNAL TERUNA BHAKTI, 2(1), 49.
Meissiandani Ardilla, Chisca Triani, Inggrit Lydia Wahyuni, Elin Tangke Pare, P. T. (n.d.). PENANAMAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM BINGKAI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP), 1(4).
Nimrot Doke Para, Ezra Tari, W. F. R. (2020). Peran Gereja dalam Transformasi Pelayanan Diakonia. Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, 1(2)., 1(2).
Noyce, G. (2007). Tanggung Jawab Etis Pelayanan Jemaat-Etika Pastoral. BPK Gunung Mulia.
Prawono, Y. Kamea, J. (2024). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Meningkatkan Toleransi Beragama Di Kalangan Peserta Didik. TEVUNAH: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(1), 49–62.
RI, K. A. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Rondo, P. E., & Mokalu, V. R. (2021). PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KRISTIANI KEPALA SEKOLAH, KUALITAS KEROHANIAN GURU, DAN KOMPETENSI SOSIAL GURU TERHADAP KINERJA GURU DI SMK KRISTEN KAWANGKOAN. VOX. EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 12(2).
Roxborogh, J. (1995). Contextualisation and Re-contextualisation: Regional Patterns in the History of Southeast Asian Christianity. Asia Journal of Theology, 9(1).
Sabara. (2022). MODERASI BERAGAMA: BASIS MEMBANGUN REKOGNISI DANPEMBERDAYAAN KELOMPOK DIFABEL. JMIMIKRI: UrnalAgamadanKebudayaan, 8(2).
Sanjaya, A. (2018). PASTORAL KONSELING KEPADA REMAJA KRISTEN INDONESIA DALAM MENGHADAPI PERGAULAN BEBAS. Missio Ecclesiae, 7(1), 141–163.
Santoso, J., Damarwanti, S., Priana, I. M., Sembodo, T. B., & PA, A. T. (2021). Transformasi Fondasi Iman Kristen dalam Pelayanan Pastoral di Era Society 5.0. Jurnal Teologi Berita Hidup, 4(1), 19–35.
Selviana Putri Naibaho, Nino Sampe Tindih Sitohang, H. S. (2023). Analisis Memberi Makan Banyak Orang Dan Implementasinya Pada Masa Kini (2 Raja-Raja 4:42-44). Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik, 1(4).
Sianipar, G. (2023). Implementasi Mengembangkan Kreativitas Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 75–89.
Sopakua, S., Hasugian, J. W. (2022). Pedagogi filoeirene: Ajakan untuk mencintai perdamaian dalam kemajemukan. KURIOS, 8(1), 105.
Waruwu, E. W. W. E. (2023). Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Kemandirian Peserta Didik Di Era Kurikulum Merdeka. Sinar Kasih. Jurnal Pendidikan Agama Dan Filsafat, 1(2).
Wenselinus Nong Kardinus, Sa’dun Akbar, R. (2022). Implementasi Program Pendidikan Karakter Untuk Membangun Sikap Kepedulian Sosial. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan IPS (JPPI), 6(1).
Wulandari, R. (2016). Metode Kunjungan Lapangan untuk Menanamkan Kepedulian Terhadap Lingkungan Hidup. Pedagogia : Jurnal Pendidikan, 5(1), 67–80.
Yewangoe, A. A. (2009). Agama dan Kerukunan. BPK Gunung Mulia.
Yewangoe, A. A. (2015). Tidak Ada Penumpang Gelap: Warga Gereja, Warga Bangsa. BPK Gunung Mulia.
Yuliandri, M. (2017). Pembelajaran Inovatif di Sekolah Berdasarkan Paradigma Teori Belajar Humanistik. Journal of Moral and Civic Education, 1(2).
Zega, H. N. dan A. J. (2023). Tekun Dalam Pengharapan Makna (Ibrani 10:23). Student Research Journal, 1(5).
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
An author who publishes in AFEKSI agrees to the following terms:- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).





.png)

