Transformasi Sosial Hukum Islam dan Implikasinya bagi Pendidikan Islam di Way Kanan, Lampung: Perspektif Sejarah Sosial

Authors

  • Iin Uji Hidayah Institut Agama Islam Al Hikmah Lampung, Indonesia, Indonesia
  • Supriyanto Institut Agama Islam Al Hikmah Lampung, Indonesia, Indonesia
  • Feri Riski Dinata Institut Agama Islam Al Hikmah Lampung, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59698/afeksi.v7i5.1107

Keywords:

Hukum Islam, Transformasi Sosial, Sejarah Sosial, Pendidikan Islam, Otoritas Keagamaan, Media Digital

Abstract

Perubahan sosial dan digitalisasi telah mengubah cara masyarakat Muslim memperoleh, menilai, dan menerapkan pengetahuan hukum Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk transformasi sosial hukum Islam dan implikasinya bagi pendidikan Islam pada masyarakat Way Kanan, Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif sejarah sosial. Data bersumber dari wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan tokoh agama, pendidik, tokoh masyarakat, pengelola kegiatan pendidikan keagamaan, dan anggota masyarakat yang memiliki pengalaman relevan. Analisis dilakukan melalui kondensasi data, penyajian tematik, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga kredibilitas. Hasil penelitian menunjukkan lima bentuk transformasi. Pertama, sumber pengetahuan hukum Islam mengalami diversifikasi dari dominasi pengajian dan otoritas lokal menuju kombinasi sumber tatap muka dan media digital. Kedua, otoritas tokoh agama dan pendidik tidak hilang, tetapi bergeser menjadi fungsi klarifikasi, validasi, dan kontekstualisasi. Ketiga, pola pendidikan hukum Islam berkembang menjadi hibrida melalui penggunaan buku, pengajian, sekolah, telepon pintar, video, dan media sosial. Keempat, internalisasi hukum Islam berlangsung melalui perpaduan pembelajaran dan pengalaman sosial seperti kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, dan gotong royong. Kelima, penerapan nilai hukum Islam mengalami adaptasi pada persoalan baru seperti etika digital, komunikasi, dan perubahan pola sosial. Temuan menegaskan bahwa pendidikan Islam perlu bergerak dari transmisi hukum yang semata normatif menuju pendidikan yang kontekstual, kritis, berorientasi literasi keagamaan digital, dan tetap menempatkan otoritas keilmuan sebagai mekanisme verifikasi. Kontribusi penelitian adalah rumusan pola 'mediasi epistemik hibrida', yaitu hubungan antara akses digital, otoritas keagamaan lokal, pengalaman sosial, dan pendidikan Islam dalam membentuk pemahaman hukum Islam kontemporer.

References

Abitolkha, A. M., Ismail, A. N., & Hady, Y. (2020). Contextualization of Islamic Education curriculum in junior high schools. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 7(1), 48–66. https://doi.org/10.15408/tjems.v7i1.13843

Alhadi, M. bin A., & Alhady, N. C. (2020). Islam Nusantara dan gagasan membumikan Islam: Respon atas perubahan sosial dan kebhinnekaan. SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 7(2). https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i2.14881

Azis, A. R., & Rusydiyah, E. F. (2025). Literasi digital dalam pendidikan Islam: Menavigasi tantangan dan peluang media sosial untuk pembelajaran agama. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1). https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v5i1.729

Baehaqi, J. (2021). Symbiosis of mutualism in the transformation of Islamic law into national law in Indonesia. Walisongo Law Review, 3(2), 243–264. https://doi.org/10.21580/walrev.2021.3.2.15216

Chair, B. M., Wawaysadhya, & Oktafiani, T. U. (2024). Cyber-religion and the issue of religious authority: How Indonesian youth learn religion through social media? Al’Adalah, 27(1), 1–12. https://doi.org/10.35719/aladalah.v27i1.440

Djamil, F. (2017). Mencari format hukum Islam yang progresif berkearifan lokal: Pendekatan socio-cultural dan maqashid al-syariah. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 16(1), 1–14. https://doi.org/10.15408/kordinat.v16i1.6450

Erihadiana, M., Aziz, M. R., Purwandi, A. D., Hamdani, D. H., & Basith, F. A. (2026). The correlation between Islamic education and Islamic law in Indonesia: A systematic literature review. Academia Open, 11(1). https://doi.org/10.21070/acopen.11.2026.13126

Hannan, A., & Mursyidi, A. F. (2023). Social media and the fragmentation of religious authority among Muslims in contemporary Indonesia. Digital Muslim Review, 1(2), 84–104. https://doi.org/10.32678/dmr.v1i2.10

Ichwan, M. N., Amin, F., Khusairi, A., & Andrian, B. (2024). Digitalization and the shifting religious literature of Indonesian Muslims in the era of Society 5.0. Islamic Communication Journal, 9(2), 245–266. https://doi.org/10.21580/icj.2024.9.2.22515

Ismasnawati, Rusdi, A. M., Karim, S., Wahyuni, S., & Yunaldi, W. (2025). Strategy and contextualization of Islamic law in national law: A typology of Islamic law in socio-cultural reality perspective of Wael B. Hallaq. Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam, 12(1). https://doi.org/10.24252/al-qadau.v12i1.55290

Ka’anto. (2026). Digital transformation in Islamic Religious Education: A systematic literature review of Scopus-indexed publications (2010–2025). Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran, 8(1). https://doi.org/10.52647/jep.v8i1.491

Kholili, M., Izudin, A., & Hakim, M. L. (2024). Islamic proselytizing in digital religion in Indonesia: The challenges of broadcasting regulation. Cogent Social Sciences, 10(1), 2357460. https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2357460

Maulana, M. L., Harahap, S., Nasution, A. Y., Ashani, S., & Fadhlurrahman, F. U. (2026). Kyai, platform logic, and digital fatwas: Reconfiguring Islamic legal authority in Indonesia. Jurnal Indo-Islamika, 16(1). https://doi.org/10.15408/jii.v16i1.51745

Mintasih, D., Sukiman, & Purnama, S. (2024). Integration of digital technology in Islamic Religious Education learning: A qualitative study on teachers’ competence and implementation models in secondary schools. Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 85–96. https://doi.org/10.14421/jpi.2024.131.85-96

Mukarromah, A., Agus R, A. H., & Manshur, U. (2025). Digital transformation in Islamic Religious Education: Trend or necessity in the post-pandemic era. Indonesian Journal of Education and Social Studies, 4(1), 85–99. https://doi.org/10.33650/ijess.v4i1.7084

Noprijon, Rasdiany, A. N., Zulfa, M. Y., Sameto, M. B., & Yusriandi. (2024). The digitalization of Islamic education and its impact on improving students’ religious literacy. Ahlussunnah: Journal of Islamic Education, 3(2), 93–100. https://doi.org/10.58485/jie.v3i2.320

Nur, I., Adam, S., & Muttaqien, M. N. (2020). Maqāṣid al-sharī‘at: The main reference and ethical-spiritual foundation for the dynamization process of Islamic law. AHKAM: Jurnal Ilmu Syariah, 20(2). https://doi.org/10.15408/ajis.v20i2.18333

Pabbajah, M., Jubba, H., Abdullah, I., & Pabbajah, M. T. H. (2021). From the scriptural to the virtual: Indonesian engineering students’ responses to the digitalization of Islamic education. Teaching Theology & Religion, 24(2), 122–130. https://doi.org/10.1111/teth.12581

Putra, R., Rusydi, Karim, S., Wahyuni, S., & Yunaldi, W. (2024). Pendidikan hukum: Penguatan nilai-nilai hukum Islam dalam materi pembentukan hukum nasional. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4). https://doi.org/10.23969/jp.v9i04.21744

Rachman, A., Saumantri, T., & Hidayatulloh, T. (2025). Transformation of religious authority in the digital era: A post-normal times analysis by Ziauddin Sardar on the phenomenon of social media da’wah. Jurnal Ilmu Dakwah, 45(1). https://doi.org/10.21580/jid.v45.1.25644

Rahman, A., Irawanda, M., & Syukri. (2024). Islamic ethical guidance in the digital age: A study of MUI fatwas on social media use in Indonesia. Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review, 3(1). https://doi.org/10.64016/parewasaraq.v3i1.38

Rohmawati, H. S., Zulkifli, & Hakiem, N. (2025). Mediatization and hypermediation in digital religion and the transformation of Indonesian Muslim religious practices through social media usage. Jurnal Sosiologi Agama, 18(2), 133–150. https://doi.org/10.14421/jsa.2024.182-01

Shabir, M., Rosyid, M., Dahri, H., & Tasfiq, M. S. (2026). Religious moderation as living Islamic law: A maqāṣid perspective in Indonesia and Brunei Darussalam. Al-Ahkam, 36(1), 21–46. https://doi.org/10.21580/ahkam.2026.36.1.31446

Siddiq, A. (2014). Pemikiran fikih sosial KH. Sahal Mahfudh dan KH. Ali Yafie tentang relasi mayoritas-minoritas di Indonesia. Al-Mazaahib: Jurnal Perbandingan Hukum, 2(2). https://doi.org/10.14421/al-mazaahib.v2i2.2857

Susanti, S. S., Nursafitri, L., Hamzah, I., Zunarti, R., Darmanto, Fitriyah, Asy’arie, B. F., & As’ad, M. S. (2024). Innovative digital media in Islamic Religious Education learning. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 21(1), 40–59. https://doi.org/10.14421/jpai.v21i1.7553

Syatar, A., Hasyim, B., Rahmatullah, Saputra, A. T., & Ilham, M. (2024). Religious authority in the age of Instagram: Unveiling the contestation of Islamic discourses. Jurnal Adabiyah, 24(2), 182–201. https://doi.org/10.24252/jad.v24i2a3

Syihabuddin, & Abdussalam, A. (2015). Islamic education: Its concepts and their implementation in the current context. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 2(1). https://doi.org/10.15408/tjems.v2i1.1436

Syukron, A., Alamsyah, R. P., Widayati, R., Masri, D., & Alwi, M. M. (2026). Digitalizing the Living Qur’an: Religious authority and the transformation of Qur’anic knowledge in Indonesia. Jurnal Indo-Islamika, 16(1). https://doi.org/10.15408/jii.v16i1.51744

Tahir, M. (2008). Pemikiran T. M. Hasbi Ash-Shiddieqy: Sumber hukum Islam dan relevansinya dengan pemikiran hukum Islam di Indonesia. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(1). https://doi.org/10.14421/ahwal.2008.01106

Widodo, H., & Haris, Y. S. (2026). Digital transformation of the Islamic Religious Education curriculum: A case study of a senior high school in Yogyakarta, Indonesia. POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam, 12(1). https://doi.org/10.24014/potensia.v12i1.39418

Wildan, S., Mutaqien, I., & Hamami, T. (2023). Implementasi pendekatan kontekstual dalam menanamkan nilai pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Ummah Yogyakarta. ISLAMIKA, 5(1), 12–29. https://doi.org/10.36088/islamika.v5i1.2298

Wirdati, & Sulaiman. (2018). Azas-azas pembelajaran kontekstual dalam perspektif Islam. Ta’dib, 21(1). https://doi.org/10.31958/jt.v21i1.1039

Yani, A., & Barthos, M. (2020). Transforming Islamic law in Indonesia from a legal political perspective. Al-Ahkam, 30(2), 159–178. https://doi.org/10.21580/ahkam.2020.30.2.6333

Yushadeni. (2015). Kontroversi seputar pembaharuan hukum keluarga Islam di Indonesia. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 8(1). https://doi.org/10.14421/ahwal.2015.08102

Published

2026-08-22

Issue

Section

Articles

Citation Check