Maslahah Mursalah sebagai Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam yang Adaptif: Studi Eksploratif di TPQ Nurul Qur’an Surabaya

Authors

  • Wulandaroini Sucianingsih Universitas Sunan Giri, Indonesia
  • Ahmad Alwin Faruq Universitas Sunan Giri Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59698/afeksi.v7i5.1065

Keywords:

Maslahah Mursalah, Kurikulum Pendidikan Islam, Maqasid Al-Shariah, Pendidikan Al-Qur'an, Pendidikan Nonformal

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan maslahah mursalah sebagai kerangka normatif dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam di TPQ Nurul Qur’an Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksploratif dengan data lapangan berupa wawancara langsung dengan seorang pengajar yang memahami penyusunan dan pelaksanaan kurikulum, serta kajian literatur mengenai maslahah mursalah, maqasid al-shariah, pendidikan Al-Qur’an, pendidikan karakter, dan media pembelajaran digital. Data dianalisis secara komparatif-interpretif dengan membandingkan kebijakan dan praktik pembelajaran yang dilaporkan informan dengan kriteria kemaslahatan: tidak bertentangan dengan nash, menghadirkan manfaat yang nyata, mencegah mafsadat, dan mendukung tujuan syariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewajiban seragam, disiplin waktu, penggunaan CCTV, video pembelajaran, dan diskusi kelompok dapat dipahami terutama sebagai maslahah hajiyah dan tahsiniyah. Kebijakan tersebut memudahkan proses belajar, memperkuat ketertiban dan keamanan, meningkatkan keterlibatan santri, serta mendukung pembentukan tanggung jawab, kesetaraan, kerja sama, dan kecakapan sosial. Dalam perspektif maqasid, manfaatnya berkaitan terutama dengan perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Namun, legitimasi kemaslahatan tidak bersifat otomatis; setiap kebijakan perlu dievaluasi berdasarkan proporsionalitas, perlindungan anak, privasi, akses yang setara, serta bukti manfaatnya. Studi ini menawarkan matriks analisis maslahah-maqasid untuk membantu TPQ merancang kurikulum yang adaptif dan tetap berorientasi pada prinsip syariah.

References

Abubakari, M. S. (2024). The digital frontier within Islamic education: Research gaps overview in digital competence. Journal of Computing Research and Innovation, 9(2), 317–331. https://doi.org/10.24191/jcrinn.v9i2.435

Adiyono, A., & Anshor, A. M. (2024). Islamic character education in the era of Industry 5.0: Navigating challenges and embracing opportunities. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 8(1), 287–304. https://doi.org/10.35723/ajie.v8i1.493

Anggraeni, R., & Maryanti, R. (2021). Implementation of video learning media in Islamic Religious Education subjects. Indonesian Journal of Multidisciplinary Research, 1(2), 257–266. https://doi.org/10.17509/ijomr.v1i2.37609

Auda, J. (2021). Maqasid methodology for re-envisioning Islamic higher education. Journal of Contemporary Maqasid Studies, 1(1), 31–58. https://doi.org/10.52100/jcms.v1i1.58

Ayuningtyas, R. P., & Susanto, H. H. (2025). Penanaman nilai-nilai keagamaan melalui sholat sempurna di TPQ An-Nur Bekiring. Social Science Academic, 487–496.

Bakti, I. K., Zulkarnain, Muhammad, A. S., & Kusaeri. (2024). Transforming Islamic education through maslahah mursalah perspective: Innovation of Islamic Religious Education books with disaster awareness to enhance madrasah resilience. Edukasia Islamika, 9(1), 1–16. https://doi.org/10.28918/jei.v9i1.7421

Degner, M., Moser, S., & Lewalter, D. (2022). Digital media in institutional informal learning places: A systematic literature review. Computers and Education Open, 3, Article 100068. https://doi.org/10.1016/j.caeo.2021.100068

Diana, A., Azani, M. Z., & Mahmudulhassan, M. (2024). The concept and context of Islamic education learning in the digital era: Relevance and integrative studies. Profetika: Jurnal Studi Islam, 25(1), 33–44. https://doi.org/10.23917/profetika.v25i01.4239

El-Mubarak, O. I., Muqaddas, A., & Hassan, I. (2021). Challenges of Islamic education in the era of globalization: A proposed holistic solution. International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development, 10(3), 337–349. https://doi.org/10.6007/IJARPED/v10-i3/10748

Gofar, A., Amina, S., & Fajrin, N. (2025). Rekonstruksi konsep maslahah mursalah sebagai basis ijtihad kontemporer dalam menjawab tantangan modernitas. Tamaddun: Jurnal Studi Keislaman, 10(1), 10–28. https://doi.org/10.47759/f1hyrg84

Habibi, I. (2020). Implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis daring (WhatsApp Group, Google Classroom, dan Zoom Meeting). Jurnal Cendekia, 12(2), 161–177. https://doi.org/10.37850/cendekia.v12i2.134

Hakim, A. (2025). Integrasi media digital interaktif dalam pengajaran materi Qur’an dan Hadis. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 497–504.

Hendawi, M., & Qadhi, S. (2024). Digital literacy-based learning in Islamic education. Ar-Fachruddin: Journal of Islamic Education, 1(1), 45–58. https://doi.org/10.7401/j19t2q81

Hoerudin, C. W., Syafruddin, S., Mayasari, A., Arifudin, O., & Lestari, S. (2023). E-learning as a learning media innovation in Islamic education. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 15(1), 723–734. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v15i1.4466

Huda, M., Arif, M., Rahim, M. M. A., & Anshari, M. (2024). Islamic Religious Education learning media in the technology era: A systematic literature review. At-Tadzkir: Islamic Education Journal, 3(2), 83–103. https://doi.org/10.59373/attadzkir.v3i2.62

Ibrahim, M., Islam, S., Zohriah, O., & Azid, M. (2024). Addressing contemporary ethical and moral issues through Islamic education. Journal on Islamic Studies, 1(1), 36–51. https://doi.org/10.35335/694rde54

Ilhami, H. A. (2024). Komparasi istihsan antar mazhab fikih dan penerapannya dalam penetapan hukum Islam. Comparativa: Jurnal Ilmiah Perbandingan Mazhab dan Hukum, 5(1), 1–25.

Jennah, R., Purnama, S., Surawan, & Mazrur. (2025). Utilisation of digital video media to increase learning engagement of Al-Qur’an Hadith learning in madrasahs of Central Kalimantan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 22(2), 339–362. https://doi.org/10.14421/jpai.v22i2.11905

Khabibah, B. R., Mubtadik, M. A., & Wathon, A. (2023). Implementasi pendidikan karakter disiplin untuk membangun kedisiplinan bagi santri TPQ Thoriqul Huda. Edukasi Masyarakat, 1(1), 1–10.

Kholik, M., Mujahidin, M., & Munif, A. A. (2024). Menanamkan nilai-nilai akhlak dalam pergaulan siswa di lingkungan madrasah. Ngaos: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.59373/ngaos.v2i1.12

Latipah, E., & Hasan, N. (2023). Curriculum reconstruction: Alignment of profile, body of knowledge, and learning outcomes of the Indonesian Islamic Education study program. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 20(1), 1–19. https://doi.org/10.14421/jpai.v20i1.7756

Lestari, D. I., & Kurnia, H. (2023). Implementasi model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di era digital. JPG: Jurnal Pendidikan Guru, 4(3), 205–220. https://doi.org/10.32832/jpg.v4i3.14252

Mardiana, D., Razaq, A. R., & Umiarso. (2020). Development of Islamic education: The multidisciplinary, interdisciplinary, and transdisciplinary approaches. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 4(1), 58–68. https://doi.org/10.35723/ajie.v4i1.97

Misran. (2020). Al-maslahah mursalah: Suatu metodologi alternatif dalam menyelesaikan persoalan hukum kontemporer. Jurnal Justisia, 1(1), 133–157.

Muhajirin, M., & Dedu, M. (2021). Mashlahah mursalah dan implementasinya dalam akad muamalah. Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam, 9(1), 172–200.

Muslim, M. H. (2023). Kedudukan maslahah mursalah menurut Imam Al-Ghazali. Jurnal Al-Nadhair, 2(1), 35–53. https://doi.org/10.61433/alnadhair.v2i1.24

Rahmawati, P. D., Khodijah, S., Ghofur, A., Pratama, R. A., Latifatunnisa, F., & Alfarras, M. D. (2024). Menggali nilai-nilai karakter melalui pendidikan Al-Qur’an: Studi kasus di TPA-TPA terpilih. Journal of Qur’an and Hadith Studies, 13(2), 306–327. https://doi.org/10.15408/quhas.v13i2.40409

Ramadani, L., Kardi, J., Ismail, N. K., Samaun, S. S., & Hamzah, N. (2025). Exploring the integration of digital media in Islamic early childhood education: Evidence from kindergartens in Pontianak City. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 11(1), 35–47. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2025.111-03

Reksiana, Nata, A., Rosyada, D., Rahiem, M. D. H., & Abdulbosit, R. (2024). Digital extension of digital literacy competence for Islamic Religious Education teachers in the era of digital learning. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 21(2), 402–420. https://doi.org/10.14421/jpai.v21i2.9719

Sanusi, T. O. (2025). Maqasid al-Shariah as an evaluative framework for the digitalisation of Islamic education: A contemporary hermeneutic approach. Permata: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 49–63. https://doi.org/10.47453/permata.v6i1.3114

Susanti, S. S., Nursafitri, L., Hamzah, I., Zunarti, R., Darmanto, Fitriyah, Asy’arie, B. F., & Sa’ad, M. S. (2024). Innovative digital media in Islamic Religious Education learning. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 21(1), 40–59. https://doi.org/10.14421/jpai.v21i1.7553

Suyaman, P. (2024). Maslahah mursalah sebagai salah satu metode istinbath. Krtha Bhayangkara, 18(2), 417–429.

Suyatno, Jumintono, & Mardapi, D. (2021). Technological pedagogical content knowledge (TPACK) of Islamic education teachers in Indonesia: Challenges and opportunities. International Journal of Educational Research, 109, Article 101807. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2021.101807

Taufiq, M. (2021). Konsep dan sumber hukum: Analisis perbandingan sistem hukum Islam dan sistem hukum positif. Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam, 5(2), 87–98.

Usman, M. H., Aswar, A., & Irawan, A. W. (2020). Syariat Islam dan kemaslahatan manusia di era new normal pada kegiatan keagamaan dan pendidikan. Fenomena, 12(1), 89–106. https://doi.org/10.21093/fj.v12i1.2456

Zulkifli, Rosadi, K., Susanti, A., Yusnita, E., & Octafiona, E. (2024). Technology and learning media in Islamic Religious Education. Permata: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 143–158. https://doi.org/10.47453/permata.v5i1.2003

Downloads

Published

2026-07-31

Issue

Section

Articles

Citation Check