Pengaruh Regulasi Diri terhadap Perilaku Phubbing pada siswa kelas XI Kuliner SMKN 01 Bojonggede

Ayyu Imtiyaz

Abstract


Intensitas penggunaan smartphone yang tinggi pada remaja memunculkan fenomena phubbing, yaitu kecenderungan mengabaikan interaksi tatap muka karena perhatian beralih ke perangkat digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat regulasi diri dan perilaku phubbing serta menguji pengaruh regulasi diri terhadap phubbing pada siswa kelas XI Jurusan Kuliner SMK Negeri 1 Bojonggede. Regulasi diri dipahami sebagai kapasitas individu untuk mengelola pikiran, perilaku, dan emosi dalam mencapai tujuan, yang dalam konteks ini berfungsi menghambat dorongan impulsif menggunakan smartphone saat berinteraksi sosial. Pendekatan kuantitatif dengan metode penjelasan dan desain kausal yang diterapkan. populasinya berjumlah 104 siswa, dengan sampel teknik jenuh. Pengumpulan data menggunakan angket skala Likert empat pilihan yang dikembangkan dari model regulasi diri Zimmerman (2000) dan dimensi phubbing Chotpitayasunondh & Douglas (2016). Instrumen menunjukkan 16 butir regulasi diri dan 8 butir phubbing valid, dengan reliabilitas Cronbach's Alpha 0,870 dan 0,753. Analisis regresi linier sederhana menunjukkan regulasi diri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap *phubbing* (F=26,037; p=0,000; Ŷ=33,872–0,284X), dengan kontribusi efektif sebesar 20,3% (R²=0,203). Sebagian besar siswa berada pada kategori sedang untuk variabel kedua (55,24% dan 61,90%). Temuan ini menegaskan bahwa penguatan regulasi diri melalui program konseling berbasis kapasitas perencanaan diri, pengendalian perilaku, dan refleksi diri menjadi strategi pencegahan penting terhadap perilaku digital yang menyimpang.


Keywords


Regulasi Diri, Phubbing, Smartphone, Bimbingan Dan Konseling, Remaja

Full Text:

PDF

References


Alsa, A. (2020). Hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan prestasi belajar siswa melalui regulasi diri (self-regulation) sebagai mediator. Jurnal Psikologi, 33(1), 1–12.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2024). Profil Internet Indonesia 2024. APJII.

Azmy, N., & Rahmawati, D. (2025). Regulasi diri dalam penggunaan gadget pada siswa madrasah: Perspektif pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 45–58.

Azwar, S. (2015). Penyusunan skala psikologi (Edisi ke-2). Pustaka Pelajar.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Statistik telekomunikasi Indonesia 2024. BPS.

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.

Błachnio, A., Przepiorka, A., & Rudnicka, P. (2019). Narcissism and self-control as predictors of Facebook addiction. Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking, 22(7), 425–430. https://doi.org/10.1089/cyber.2018.0546

Chotpitayasunondh, V., & Douglas, K. M. (2016). How 'phubbing' becomes the norm: The antecedents and consequences of snubbing via smartphone. Computers in Human Behavior, 63, 9–18.

https://doi.org/10.1016/j.chb.2016.05.018

Chotpitayasunondh, V., & Douglas, K. M. (2018). The effects of 'phubbing' on social interaction. Journal of Applied Social Psychology, 48(6), 304–316. https://doi.org/10.1111/jasp.12506

Chotpitayasunondh, V., & Douglas, K. M. (2020). Measuring phone snubbing behavior: Development and validation of the Generic Scale of Phubbing. Applied Psychology: An International Review, 69(2), 602–635. https://doi.org/10.1111/apps.12220

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

David, M. E., & Roberts, J. A. (2017). Phubbed and alone: Phone snubbing, social exclusion, and attachment to social media. Journal of the Association for Consumer Research, 2(2), 155–163. https://doi.org/10.1086/690940

Faqih, A. R. (2020). Bimbingan dan konseling dalam Islam. UII Press.

Firman, F., Neviyarni, S., Alizamar, A., & Ifdil, I. (2023). Perilaku phubbing pada remaja: Faktor penyebab dan implikasinya dalam layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 11(2), 213–222. https://doi.org/10.29210/197800

Fitriana, M., Hasanah, U., & Maulana, I. (2024). Mujahadah an-nafs sebagai strategi pengendalian diri dalam perspektif psikologi Islam. Jurnal Psikologi Islam, 10(1), 33–46.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Edisi ke-10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghufron, M. N., & Risnawita, R. (2020). Teori-teori psikologi. Ar-Ruzz Media.

Ilyas, M., & Abdurrahman, A. (2024). Muraqabah sebagai fondasi regulasi diri dalam perspektif Islam: Kajian integratif psikologi dan tasawuf. Jurnal Pendidikan Islam dan Psikologi, 6(1), 22–35.

Karadağ, E., Tosuntaş, Ş. B., Erzen, E., Duru, P., Bostan, N., Şahin, B. M., Çulha, İ., & Babadağ, B. (2015). Determinants of phubbing, which is the sum of many virtual addictions: A structural equation model. Journal of Behavioral Addictions, 4(2), 60–74. https://doi.org/10.1556/2006.4.2015.005

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo). (2023). Survei indeks literasi digital Indonesia 2023. Kemkominfo.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2024). Laporan pengawasan anak dalam penggunaan teknologi digital 2024. KPAI.

Misra, S., Cheng, L., Genevie, J., & Yuan, M. (2016). The iPhone effect: The quality of in-person social interactions in the presence of mobile devices. Environment and Behavior, 48(2), 275–298. https://doi.org/10.1177/0013916514539755

Misra, S., Almeida, A., & Stokols, D. (2021). Mindful use of smartphones in social settings: Implications for interpersonal engagement and well-being. Journal of Social and Clinical Psychology, 40(3), 210–225.

Pratama, R. A., & Lestari, D. (2023). Pengaruh regulasi diri terhadap intensitas phubbing pada siswa SMA. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 8(2), 88–97.

Roberts, J. A., & David, M. E. (2016). My life has become a major distraction from my cell phone: Partner phubbing and relationship satisfaction among romantic partners. Computers in Human Behavior, 54, 134–141. https://doi.org/10.1016/j.chb.2015.07.058

Roberts, J. A., & David, M. E. (2020). Boss phubbing, trust, job satisfaction and employee performance. Personality and Individual Differences, 155, 109702. https://doi.org/10.1016/j.paid.2019.109702

Santrock, J. W. (2018). Adolescence (17th ed.). McGraw-Hill Education.

Saputra, W. N. E., & Suwadi, S. (2025). Muhasabah sebagai basis evaluasi diri dalam bimbingan dan konseling Islami: Kajian integratif. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(1), 14–26.

Setiawan, R. (2024). Pengaruh regulasi diri terhadap perilaku phubbing pada mahasiswa: Kajian berbasis model Zimmerman. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 9(1), 60–72.

Steinberg, L. (2014). Age of opportunity: Lessons from the new science of adolescence. Houghton Mifflin Harcourt.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

Susilawati, N., Khairani, M., & Yusuf, A. M. (2024). Hubungan regulasi diri dengan perilaku phubbing pada remaja. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 12(1), 55–67.

Tangney, J. P., Baumeister, R. F., & Boone, A. L. (2004). High self-control predicts good adjustment, less pathology, better grades, and interpersonal success. Journal of Personality, 72(2), 271–324. https://doi.org/10.1111/j.0022-3506.2004.00263.

Turkle, S. (2015). Reclaiming conversation: The power of talk in a digital age. Penguin Press.

Yasdar, M., & Muliyadi, M. (2018). Penerapan teknik regulasi diri (self-regulation) untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa program studi bimbingan konseling STKIP Muhammadiyah Enrekang. Jurnal Edukasi Lingua Sastra, 16(1), 2–9.

Yusuf, S. (2018). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Remaja Rosdakarya.

Zimmerman, B. J. (2000). Attaining self-regulation: A social cognitive perspective. In M. Boekaerts, P. R. Pintrich, & M. Zeidner (Eds.), Handbook of self-regulation (pp. 13–39). Academic Press. https://doi.org/10.1016/B978-012109890-2/50031-7




DOI: https://doi.org/10.59698/afeksi.v7i5.1009

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Ayyu Imtiyaz

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License