Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Berdasarkan Prosedur Newman

Penulis

  • Alfia Kurnianingsih
  • Teguh Wibowo
  • Wharyanti Ika Purwaningsih
  • Erni Puji Astuti

DOI:

https://doi.org/10.59698/afeksi.v7i2.846

Kata Kunci:

Analisis Kesalahan, Soal Cerita, Sistem Persamaan Linier Dua Variabel, Analisis Newman

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan prosedur analisis Newman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika, khususnya dalam memahami masalah, mentransformasikan soal ke dalam model matematika, serta menentukan penyelesaian yang tepat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive dengan pertimbangan siswa kelas VIII pada semester genap yang sudah mempelajari materi dan minta rekomendasi guru yang sesuai dengan penelitian ini. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari 3 siswa kelas VIII, dimana siswa yang dipilih adalah yang paling banyak melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita matematika menurut analisis Newman. Proses pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes soal cerita SPLDV dalam bentuk uraian, wawancara tidak terstruktur, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini adalah siswa yang masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman. Terdapat 5 jenis kesalahan berdasarkan prosedur Newman yaitu: 1) kesalahan membaca, 2) kesalahan memahami, 3) kesalahan transformasi, 4) kesalahan keterampilan proses, dan 5) kesalahan penulisan jawaban akhir. Sedangkan dalam penelitian ini jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa terdapat 4 kesalahan berdasarkan prosedur Newman antara lain: 1) kesalahan memahami (siswa tidak memahami apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal cerita secara lengkap), 2) kesalahan transformasi (siswa mengalami kesulitan dalam menciptakan model matematis dari data yang tersedia pada soal dan siswa tidak mengetahui teknik yang harus diterapkan untuk menyelesaikan soal tersebut, 3) kesalahan keterampilan proses (siswa tidak mengikuti langkah-langkah yang benar untuk melakukan operasi dan siswa membuat kesalahan dalam melakukan perhitungan, dan 4) kesalahan penulisan jawaban akhir (siswa tidak dapat menemukan hasil yang tepat dari soal berdasarkan langkah yang telah diambil dan siswa tidak menyimpulkan jawaban akhir sesuai dengan konsep matematika dan instruksi dalam soal).

Referensi

Damayanti, R., & Loviana, S. (2024). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman. Jurnal Pendidikan Matematika, 18(1), 112–120.

Jun, S., et al. (2022). Analysis of students’ errors in solving mathematical word problems based on Newman’s procedure. Journal of Mathematics Education, 13(2), 135–142.

Karnasih, I. (2015). Analisis kesalahan Newman pada soal cerita matematis. Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 37–45.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and standards for school mathematics. Reston, VA: NCTM.

Nurhayati, N., et al. (2021). Kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 6(2), 85–92.

Sari, D. P., & Widodo, A. (2023). Pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran matematika berbasis masalah. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 15(2), 123-135. https://doi.org/10.22342/jpmi.v15i2.12345

Situmorang, H., et al. (2023). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal SPLDV berdasarkan tingkat kesulitan. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 10(2), 140–150.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Wijaya, A. (2020). Pendidikan matematika realistik: Suatu alternatif pendekatan pembelajaran matematika. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Diterbitkan

2026-04-08

Terbitan

Bagian

Articles

Citation Check