TRADISI BANU SEBAGAI SUMBER INSPIRASI DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN UNTUK MENGATASI KRISIS EKOLOGI
DOI:
https://doi.org/10.35672/afeksi.v4i2.69Kata Kunci:
Krisis ekologi, Pendidikan Agama Kristen, Tradisi Banu, Atoni Meto, kearifan lokalAbstrak
Krisis ekologi telah menjadi isu global yang mendesak untuk diselesaikan, terutama karena sangat mengamcam keberlangsungan kehidupan di bumi. Artikel jurnal ini membahas tentang nilai-nilai ekologis dalam tradisi Banu, salah satu bentuk kearifan lokal Atoni Meto yang masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Loli, Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui pendekatan penelitian kualitatif, penulis menganalisis nilai-nilai dan praktik yang terkandung dalam tradisi Banu dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan ke dalam Pendidikan Agama Kristen untuk mengatasi krisis ekologi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan subyek penelitian 10 orang dan instrumen yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan FGD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Banu dapat dimanfaatkan sebagai solusi untuk mengatasi krisis ekologi. Artikel ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis dalam upaya mengurangi dampak dari kerusakan alam melalui pendidikan agama Kristen dan memberikan gambaran tentang tradisi Banu yang kaya dan berharga untuk dilestarikan.
Referensi
Borrong, R. P. (2019). Etika Bumi Baru. BPK Gunung Mulia.
End, T. van den. (2016). Ragi Carita 1. BPK Gunung Mulia.
Hasugian, J. W., & All, E. (2022). Panggilan Untuk Merekonstruksi Strategi Pendidikan Agama Kristen yang Kontekstual danInovatif. Shanan:, 4, No. 1.
Hasugian, J. W., Kakiay, A. C., Sahertian, N. L., & Patty, F. N. (2022). Panggilan untuk Merekonstruksi Strategi Pendidikan Agama Kristen yang Kontekstual dan Inovatif. Jurnal Shanan. http://ejournal.uki.ac.id/index.php/shan/article/view/3707
Raharjo, S. A. S., & Al, E. (2013). KAJIAN ASPEK EKOLOGI, EKONOMI DAN SOSIAL MODELMODEL AGROFORESTRI DI NUSA TENGGARA TIMUR. Prosiding Seminar Nasional Agroforestri 2013.
Ruck, J. (2011). Jemaat Misioner. Yayasan Komunikasi Bina Kasih.
Samosir, C. M., & Boiliu, F. M. (2022). Pendidikan Agama Kristen Sebagai Upaya Menjawab Tantangan Krisis Lingkungan Hidup. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan. http://repository.uki.ac.id/9228/
Simon. (2021). Peranan Pendidikan Agama Kristen Menangani Masalah Ekologi. EDULEAD: Journal of Christian Education and …, 2, No. 1.
End, T. van den. (2016). Ragi Carita 1. BPK Gunung Mulia.
Hasugian, J. W., & All, E. (2022). Panggilan Untuk Merekonstruksi Strategi Pendidikan Agama Kristen yang Kontekstual danInovatif. Shanan:, 4, No. 1.
Hasugian, J. W., Kakiay, A. C., Sahertian, N. L., & Patty, F. N. (2022). Panggilan untuk Merekonstruksi Strategi Pendidikan Agama Kristen yang Kontekstual dan Inovatif. Jurnal Shanan. http://ejournal.uki.ac.id/index.php/shan/article/view/3707
Raharjo, S. A. S., & Al, E. (2013). KAJIAN ASPEK EKOLOGI, EKONOMI DAN SOSIAL MODELMODEL AGROFORESTRI DI NUSA TENGGARA TIMUR. Prosiding Seminar Nasional Agroforestri 2013.
Ruck, J. (2011). Jemaat Misioner. Yayasan Komunikasi Bina Kasih.
Samosir, C. M., & Boiliu, F. M. (2022). Pendidikan Agama Kristen Sebagai Upaya Menjawab Tantangan Krisis Lingkungan Hidup. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan. http://repository.uki.ac.id/9228/
Simon. (2021). Peranan Pendidikan Agama Kristen Menangani Masalah Ekologi. EDULEAD: Journal of Christian Education and …, 2, No. 1.
Unduhan
Diterbitkan
2023-03-23
Terbitan
Bagian
Articles
Citation Check
Lisensi
An author who publishes in AFEKSI agrees to the following terms:- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).