Pengembangan Game Edukatif pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Sekolah Dasar

Penulis

  • Abiem Haekal Suherman
  • Nofri Hendri
  • Septrian Anugrah
  • Alkadri Masnur

DOI:

https://doi.org/10.59698/afeksi.v6i6.672

Kata Kunci:

Game Edukatif, Construct 2, Bahasa Indonesia, Teks Fiksi Dan Nonfiksi, Validitas, Efektivitas

Abstrak

Pengembangan game edukatif dilatar belakangi rendahnya keterlibatan aktif siswa di dalam kelas. Rendahnya antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran membuat siswa kurang memperhatikan penjelasan guru serta masih terbatasnya variasi media pembelajaran yang digunakan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan game edukatif berbasis Construct 2 yang diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Game edukatif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 18 Payakumbuh dirancang agar siswa dapat belajar sambil bermain sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan, sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap materi yang dipelajari. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang dikenal dengan istilah Reasearch & Development (R&D) dengan model pengembangan 4D. Model pengembangan ini terdiri dari empat tahapan yaitu,tahapan pertama pendefenisian (define), tahapan kedua desain (design), tahapan ketiga pengembangan (development), dan tahapan keempat penyebaran (disseminate). Uji validator media dilakukan oleh tiga orang validator yang terdiri dari dua orang validator ahli media dan satu orang validator ahli materi. Uji praktikalitas dilakukan kepada peserta didik SDN 18 Payakumbuh sebanyak 22 siswa kelas V untuk menguji kepraktisan produk game edukatif yang dirancang menggunakan aplikasi Construct 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game edukatif yang dikembangkan memperoleh validasi materi dengan persentase 86,6% dan termasuk dalam kategori “Sangat Valid”. Validasi media yang dilakukan oleh ahli media I memperoleh persentase 98%, sedangkan ahli media II memperoleh 93,33%, keduanya juga berada pada kategori “Sangat Valid”. Uji praktikalitas oleh peserta didik mencapai 89,24% dengan kategori “Sangat Praktis”. Selanjutnya, uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar sebesar 79,73% sehingga dikategorikan “Sangat Efektif”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa game edukatif yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD, khususnya pada materi membedakan teks fiksi dan nonfiksi.

Referensi

Calvo-Ferrer, J. R. (2017). Educational games as stand-alone learning tools and their motivational effect on L2 vocabulary acquisition and perceived learning gains. British Journal of Educational Technology, 48(2), 264–278. https://doi.org/10.1111/bjet.12387
Dick, W., & Carey, L. (1996). The systematic design of instruction (4th ed.). New York: Harper Collins.
Gay, L. R., Mills, G. E., & Airasian, P. (2012). Educational research: Competencies for analysis and applications (10th ed.). New Jersey: Pearson Education.
Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. American Educational Research Association’s Division D, Measurement and Research Methodology. Retrieved from http://www.physics.indiana.edu/~sdi/AnalyzingChange-Gain.pdf
Hayati, N. (2024). Pengembangan game edukatif berbasis Construct 2 pada mata pelajaran Informatika. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(1), 45–57.
Maharani, R., Zainul, R., & Ramadhan, S. (n.d.). Penelitian dan pengembangan (Research and Development): Suatu kajian teoritis. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 6(2), 112–120.
Ramadhan, S., Indriyani, V., & Suryani, A. (2019). The use of educational games to increase student motivation and learning outcomes. International Journal of Instruction, 12(3), 221–236.
Rahmi, D., Yuliana, & Hamzah, H. (2024). Pengembangan game edukatif berbasis Construct 2 pada pembelajaran Bahasa Inggris. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 19(1), 78–90.
Saputro, S. (2017). Penelitian dan pengembangan (R&D) dalam bidang pendidikan. Jurnal Pendidikan, 2(3), 125–133.
Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. Minneapolis: University of Minnesota.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Diterbitkan

2025-09-09

Terbitan

Bagian

Articles

Citation Check