Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program Guru Penggerak dalam Meningkatkan Mutu Guru di SMPN 42 Pekanbaru

Penulis

  • Muhammad Adam Subhan
  • Rayendra Rayendra
  • Novrianti Novrianti
  • Mutiara Felicita Amsal

DOI:

https://doi.org/10.59698/afeksi.v6i6.624

Kata Kunci:

Program Guru Penggerak, Evaluasi CIPP, Mutu Guru, Merdeka Belajar, SMPN 42 Pekanbaru

Abstrak

Peningkatan mutu guru merupakan kebutuhan strategis dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21, terlebih dalam konteks kebijakan Merdeka Belajar yang menempatkan guru sebagai penggerak perubahan. Salah satu program unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi adalah Program Guru Penggerak, yang bertujuan menciptakan pemimpin pembelajaran berdaya ubah dan kolaboratif. Namun demikian, sejauh mana program ini benar-benar menjawab kebutuhan peningkatan mutu guru di tingkat satuan pendidikan belum banyak dikaji secara mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan Program Guru Penggerak di SMPN 42 Pekanbaru melalui pendekatan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas satu kepala sekolah, enam guru penggerak, dan tiga guru non penggerak. Model evaluasi CIPP digunakan untuk menilai secara sistematis empat aspek utama: kebutuhan dan latar belakang program (context), kesiapan sumber daya dan perencanaan (input), pelaksanaan kegiatan dan dinamika proses (process), serta hasil dan dampaknya terhadap peningkatan mutu guru (product). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Guru Penggerak di SMPN 42 Pekanbaru telah menjawab kebutuhan sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru. Secara kontekstual, program ini selaras dengan visi sekolah dan kebutuhan profesionalisme guru. Sumber daya manusia cukup mendukung meskipun sarana prasarana digital masih terbatas. Pelaksanaan program berjalan efektif dengan partisipasi aktif guru, meskipun monitoring eksternal belum maksimal. Dampak program terlihat pada perubahan strategi mengajar, meningkatnya refleksi guru, dan mulai terbentuknya budaya kolaboratif. Namun demikian, pengimbasan masih belum sepenuhnya sistematis. Oleh karena itu, perlu strategi lanjutan untuk memastikan keberlanjutan dan pelembagaan dampak program secara menyeluruh.

Referensi

Fatimatuzzahroh, F. S., & Zumrotun, E. (2023). Peran Guru Penggerak dalam Meningkatkan Kualitas Kinerja Guru di SDN 1 Mulyoharjo. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 4(3), 2122–2129.
Hendri, N. (2020). Merdeka belajar; Antara retorika dan aplikasi. E-Tech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 8(1), 1–29.
Indonesia, P. R. (2003). Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Jakarta: Kementrian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi.
Kurniawaty, I., Faiz, A., & Purwati, P. (2022). Strategi Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5170–5175.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1984). Drawing valid meaning from qualitative data: Toward a shared craft. Educational Researcher, 13(5), 20–30.
Nafiah, D. A., & Dafit, F. (2023). Peran Guru Penggerak Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di SDN 018 Sorek Satu. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(3), 3052–3061.
Rayendra, R. (2020). Peningkatan profesional guru melalui pelatihan pendekatan kemitraan. Inovasi Kurikulum, 17(1), 40–48.
Rayendra, R., & Amsal, M. F. (2019). Kompetensi Kepala Sekolah Dalam Membangun Sekolah Efektif. E-Tech, 6(2), 391294.
Savitri, D. I. (2020). Tantangan mahasiswa calon guru SD Universitas Borneo Tarakan pasca PPL di kawasan perbatasan dalam menghadapi era digital dan merdeka belajar. Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo), 2(1), 103–110.
Sodik, N., Oviyanti, F., & Afghani, M. W. (2022). Strategi Meningkatkan Kinerja Guru Melalui Program Guru Penggerak. Studia Manageria, 4(2), 107–120.
Suriansyah, A. (2011). Landasan pendidikan. Comdes.
Tangahu, W. (2022). Pembelajaran Di Sekolah Dasar: Guru Sebagai Penggerak. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar.

Diterbitkan

2025-07-18

Terbitan

Bagian

Articles

Citation Check