EFFORTS TO IMPROVE DISCIPLINE STUDENTS THROUGH CHARACTER STRENGTHENING IN SMA NEGERI 9 YOGYAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i1.16Kata Kunci:
Discipline, Character Strengthening, SMA Negeri 9 YogyakartaAbstrak
This study aims to improve the discipline of students at SMA Negeri 9 Yogyakarta. The character of students at SMA Negeri 9 Yogyakarta is in a good category. If appropriately managed, this character has the potential to positively affect the discipline of students. This research was conducted in SMA Negeri 9 Yogyakarta. This research was conducted in 2 cycles. The development of this Best Practice is focused on improving student discipline through Strengthening Character Education (PPK) in SMA Negeri 9 Yogyakarta with details of the number of male students at SMA Negeri 9 Yogyakarta is 213 people, equivalent to 37.50% and female students totaled 355 people. Or the equivalent of 62.50%. The observation sheet in this research instrument will use a checklist. Best practice activities have succeeded in improving student discipline by strengthening character education (PPK) at SMA Negeri 9 Yogyakarta. This is evidenced by an increase in students' average discipline developing optimally, namely from class X, XI, and XII. From the initial conditions, it is still low or has not developed optimally. In Cycle I, there was an increase compared to the initial conditions before corrective action, namely with the criteria starting to develop, only class XI changed to class X and XI, and class XII developed as expected, in cycle II, action had an increase compared to cycle I, in cycle I all class X and XI began to develop. Class XII developed according to expectations, turning into class X developing according to expectations, and class XI and XII developing very well. In contrast, the assessment criteria began to develop and had not developed yet.Referensi
Depdiknas. 2002 Pedoman Pembangunan Karakter bangsa di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, Direktorat pendidikan Dasar dan menengah ,Jakarta.
Depdiknas. 2003. UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
Kemendiknas. 2011. Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Jakarta.
Koesoema, D.A. 2007. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Grasindo. Jakarta.
Marzuki. 2013. Revitalisasi Pendidikan Agama di Sekolah dalam Pembangunan Karakter Bangsa di Masa Depan. Jurnal Pendidikan Karakter. 3 (1): 64-76.
Pemerintah Republik Indonesia. 2010. Kebijakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa Tahun 2010-2025. Jakarta.
Sari, N.K. 2013. Pendidikan dan Pembinaan Karakter Bangsa. http://nuriithaa.blogspot.com/2013/04/pendidikan-dan-pembinaan-karakter-bangsa. html.
Arikunto, S. 1996 Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek .Jakarta . Rineka Cipta
Arikunto, S. 2002. Penelitian Tindakan Kelas, Makalah pada Pendidikan dan pelatihan ( TOT) Pengembangan Profesi bagi Jabatan Jabatan Fungsional Guru, 11 – 20 Juli 2002 di Balai Penataran Guru ( BPG) Semarang.
Suyatno. 2010. Peran Pendidikan Sebagai Modal Utama Membangun Karakter Bangsa. Makalah disampaikan pada Saresehan Nasional ‘Pembangunan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa’. Kopertis Wilayah III. Jakarta. 12 Januari 2010.
Widayanto. 2013. Mengimplementasikan Pendidikan Karakter Bangsa di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat. Widyaiswara Madya BDK Surabaya. http:// bdsurabaya.kemenag.go.id/file/dokumen/PBKB1.pdf.
Wiriaatmadja, Rochiati, Prof.Dr. 2005 . Metode Penelitian Tindakan Kelas . PPS UPI dan Remaja Rosdakarya; Bandung
Depdiknas. 2003. UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
Kemendiknas. 2011. Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Jakarta.
Koesoema, D.A. 2007. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Grasindo. Jakarta.
Marzuki. 2013. Revitalisasi Pendidikan Agama di Sekolah dalam Pembangunan Karakter Bangsa di Masa Depan. Jurnal Pendidikan Karakter. 3 (1): 64-76.
Pemerintah Republik Indonesia. 2010. Kebijakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa Tahun 2010-2025. Jakarta.
Sari, N.K. 2013. Pendidikan dan Pembinaan Karakter Bangsa. http://nuriithaa.blogspot.com/2013/04/pendidikan-dan-pembinaan-karakter-bangsa. html.
Arikunto, S. 1996 Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek .Jakarta . Rineka Cipta
Arikunto, S. 2002. Penelitian Tindakan Kelas, Makalah pada Pendidikan dan pelatihan ( TOT) Pengembangan Profesi bagi Jabatan Jabatan Fungsional Guru, 11 – 20 Juli 2002 di Balai Penataran Guru ( BPG) Semarang.
Suyatno. 2010. Peran Pendidikan Sebagai Modal Utama Membangun Karakter Bangsa. Makalah disampaikan pada Saresehan Nasional ‘Pembangunan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa’. Kopertis Wilayah III. Jakarta. 12 Januari 2010.
Widayanto. 2013. Mengimplementasikan Pendidikan Karakter Bangsa di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat. Widyaiswara Madya BDK Surabaya. http:// bdsurabaya.kemenag.go.id/file/dokumen/PBKB1.pdf.
Wiriaatmadja, Rochiati, Prof.Dr. 2005 . Metode Penelitian Tindakan Kelas . PPS UPI dan Remaja Rosdakarya; Bandung
Unduhan
Diterbitkan
2021-02-03
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
An author who publishes in AFEKSI agrees to the following terms:- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).