Tingkat Self-Improvement pada Gen Z Pengguna Tiktok yang Mengonsumsi Konten Motivasi
DOI:
https://doi.org/10.59698/afeksi.v7i5.1013Kata Kunci:
Self-Improvement, Gen Z, Tiktok, Konten Motivasi.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengukur tingkat self-improvement pada generasi Z pengguna TikTok yang mengonsumsi konten motivasi; 2) mengidentifikasi butir item pada skala self-improvement yang menunjukkan skor rendah sebagai dasar penyusunan topik bimbingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 45 mahasiswa Bimbingan dan Konseling angkatan 2022 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Proses pengambilan data menggunakan Google Form dengan skala self-improvement yang terdiri dari 38 item terpakai. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan kategorisasi mean dan standar deviasi. Uji reliabilitas dilakukan menggunakan perhitungan Cronbach’s Alpha dengan hasil 0,893 yang menunjukkan bahwa instrumen penelitian memiliki tingkat reliabilitas yang baik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tingkat self-improvement pada mahasiswa generasi Z mayoritas berada pada kategori sedang sebesar 46,66%, kategori tinggi sebesar 44,44%, kategori sangat tinggi sebesar 4,44%, dan kategori rendah sebesar 4,44%, serta tidak terdapat responden pada kategori sangat rendah; 2) terdapat 2 butir item pada skala self-improvement yang berada pada kategori rendah dan dapat dijadikan sebagai dasar dalam penyusunan topik bimbingan: “Mengubah Inspirasi Menjadi Aksi, Membangun Komitmen Nyata Dalam Proses Self-Improvement” dan “Optimalisasi Pemanfaatan Konten Motivasi TikTok untuk Meningkatkan Wawasan dalam Proses Self-Improvement”.Kata Kunci: self-improvement, gen z, TikTok, konten motivasi.Referensi
Calyssa, F. A., Zakiyah, R., & Kurniawan, E. D. (2024). Analisis self-improvement dalam novel I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki. Jurnal Nakula.
Casika, A., Agniya, A. N., & Hermawan, M. B. (2024). Self-improvement: Menata karier dan masa depan di usia 20-an. Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan.
Dataloka. (2024). 10 negara pengguna TikTok terbanyak di dunia tahun 2024. https://dataloka.id/humaniora/1959/10-negara-pengguna-tiktok-terbanyak-di-dunia-2024
Firamadhina, F. I. R., & Krisnani, H. (2024). Perilaku generasi Z terhadap penggunaan media sosial TikTok: TikTok sebagai media edukasi dan aktivisme. Share: Social Work Journal.
Hendratmo, A. A., Anwar, E. S., Pangarak, E. C., Yuliana, E. L., & Sulastri, T. (2021). Penerapan self-improvement guna meningkatkan kualitas diri melalui penggunaan tools Points of You. Pengabdi: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat.
Irawan, N. A. (2022). Pengaruh media sosial TikTok terhadap self-esteem pada mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Medan Area (Skripsi). Universitas Medan Area.
Parapat, D. A., & Azhar, A. A. (2024). Pemanfaatan media sosial TikTok sebagai sumber informasi berita bagi mahasiswa FIS UIN Sumatera Utara Medan. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu.
Vidyana, A. N., & Atnan, N. (2021). Pengaruh konten edukasi di TikTok terhadap pengetahuan mahasiswa. Jurnal Teknologi dan Pendidikan Digital.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
An author who publishes in AFEKSI agrees to the following terms:- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).