Analisis Cara Pandang Anak Tunggal pada Parenting Otoriter (Strict Parent): Studi Fenomenologi

Authors

  • Gien Glorisa Pasae
  • Robertus Budi Sarwono

DOI:

https://doi.org/10.59698/afeksi.v6i6.592

Keywords:

Parenting Otoriter, Strict Parent, Anak Tunggal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana anak tunggal menjalani strict parent dalam kehidupan sehari-hari, mengetahui bentuk-bentuk otoriter dari parenting orang tua yang diterapkan dalam kehidupan anak tunggal, mengetahui bagaimana cara anak tunggal memaknai parenting otoriter (strict parent). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Terdapat 2 (dua) subjek dalam yang sesuai dengan kriteria penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah transkip wawancara, lalu diubah menjadi bentuk naratif dan transkrip verbatim; reduksi data; koding; dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua individu memiliki pandangan yang negatif pada parenting otoriter (strict parent), kedua subjek menjalani strict parent berbeda-beda, namun dampak yang dirasakan keduannya sama. FS menjalani strict ibunya dengan iklash, sedangkan PS masih bisa berdiskusi dengan orang tuanya. Kedua subjek merasakan adanya batasan, tekanan, dan aturan yang berlebihan, meskipun kedua subjek mendapatkan parenting otoriter (strict parent) tetapi cara mereka memaknai hal tersebut berbeda, Subjek pertama (FS) memaknai dengan cara memendam perasaannya dan takut untuk mengungkapkan pendapatnya, sedangkan subjek kedua (PS) berani untuk mengungkapkan pendapatnya meskipun seringkali ditolak bahkan diabaikan oleh orang tuanya. Meskipun dalam cara memaknai berbeda, mereka tetap mendapatkan pola komunikasi yang buruk dari orang tua, sehingga keduanya merasakan pengalaman negatif meliputi tekanan, kurang percaya diri, dan sulit mengambil keputusan. 

References

Allen, George., & Unwin LTD. (1958). The Individual Psychology of Alfred Adler. London

Baumeister, R. F. (1991). Meanings of life. New York, NY: Guilford Press.

Baumrind. (1966). Effects of authoritative parental control on child behavior. Child Development, 37, 887-907.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2020). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Devanto , Natasya Olivia, „‟ Dampak Pola Asuh Otoriter (Strict Parents) Terhadap Perilaku Anak Di SMA Immanuel Bandar Lampung‟‟ (Skripsi- -Universitas Lampung, 2020), 7.

Hadibroto, I, dkk. 2002. Misteri Perilaku Anak Sulung, Tengah, Bungsu dan Tunggal.

Kurniyatillah, N., Rachmawati, SE, Amirah, A., & Sulaiman, NS (2020). Kepemimpinan Otoriter dalam Manajemen Pendidikan Islam. Al-Muaddib: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman, 5(1), 160-174.

Lamborn, S. D., Mounts, N. S., Steinberg, L., & Dornbusch, S. M. (1991). Patterns of competence and adjustment among adolescents from authoritative, authoritarian, indulgent, and neglectful families. Child Development.

Rimaisya, A. (2023). Perilaku Sosial Mahasiswa dari Keluarga Pola Pengasuhan Otoriter (Strict Parents)(Kasus Mahasiswa Universitas Hasanuddin)= Social Behavior of Students from Families with Authoritarian Parenting Patterns (Strict Parents)(Case of Hasanuddin University Students) (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Rodia, dkk. (2024). Dampak Pola Asuh Strict Parents Terhadap Perkembangan Psikologis Anak. Journal on Education, 7(1), 3906.

Santrock, John. (2012). Life-Spandevelopment : Perkembangan Masa Hidup. Jilid I, Edisi ke-13, Jakarta: Erlangga.

Sutanto, A. (2018). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perbedaan Pola Asuh pada Anak. Jakarta: Pustaka Edukasi.

Sutanto, A. V., & Andriyani, A. (2019). Positive Parenting membangun karakter positif anak. Pustaka Baru.

Downloads

Published

2025-07-21

Issue

Section

Articles

Citation Check