Dampak Kurangnya Sarana dan Prasarana Laboratorium terhadap Proses Pembelajaran Biologi di SMAN 2 Rantau Utara

Elina Pasaribu, Mey Sarah Putri Sakinah, Erlia Utami Panjaitan, Rahmi Syafriyeti, Rahmad Hidayat

Abstract


Laboratorium merupakan fasilitas penting dalam mendukung proses pembelajaran Biologi, terutama dalam kegiatan praktikum. Namun, masih banyak sekolah yang menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sarana dan prasarana laboratorium serta dampaknya terhadap proses pembelajaran Biologi di SMAN 2 Rantau Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru Biologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan alat laboratorium hanya sekitar 40%, sedangkan sebagian besar bahan praktikum tidak tersedia. Kondisi ini berdampak pada terbatasnya pelaksanaan praktikum, rendahnya motivasi belajar siswa, serta kurang optimalnya pemahaman konsep Biologi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sarana dan prasarana laboratorium serta pengelolaan yang lebih baik guna mendukung kualitas pembelajaran.

Keywords


Laboratorium; Sarana; Prasarana; Biologi

Full Text:

PDF

References


Abimanyu, H. (2011). Laboratorium Sekolah dan Implementasinya dalam Pembelajaran Sains. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Asrizal, Amran, A., & Ananda, A. (2018). Peran Laboratorium Terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPA. Jurnal Eksakta Pendidikan, 2(1), 9–15.

Astuti, S. (2021). Pengelolaan Laboratorium Sains: Permasalahan dan Solusi bagi Guru di Madrasah Aliyah. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 4(3), 231-239.

Depdiknas. (2008). Panduan Pengelolaan Laboratorium Sekolah. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA, Ditjen Manajemen Dikdasmen.

Harsanto, P. (2012). Pengaruh Keterbatasan Laboratorium terhadap Pemahaman Konsep Biologi Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 8(2), 23–30.

Kurniawati, D., & Yulianti, D. (2019). Pengaruh Kelengkapan Sarana dan Prasarana Laboratorium terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi. BioEdu:

Lestari, P. (2019). Peranan Laboratorium dalam Pembelajaran Sains dan Dampaknya terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 3(1), 45-60.

Mulyadi, A., & Supriyono, E. (2020). Pengaruh Fasilitas Laboratorium Terhadap Kualitas Pembelajaran Sains di Madrasah Aliyah. Jurnal Pendidikan Sains, 5(2), 123-130.

Rahmah, N., Iswadi, Asiah, Hasanuddin, Syafrianti, D. (2021). Analisis Kendala Praktikum Biologi di Sekolah Menengah Atas. BIODIK : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 7(2), 169-178.

Sutarto. (2016). Peran Laboratorium dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Menengah Pendidikan Sains, 4(1), 12–18.

Yulianti, D. (2017). Pengaruh Sarana Laboratorium terhadap Hasil Belajar IPA. Jurnal Edukasi dan Sains, 5(3), 45–52

Zakiyah, A., Kurniawati, I., Firdaus, A.N., & Mahardika, I.K. (2022). Pengaruh Sarana dan Prasarana Laboratorium IPA terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP Negeri 10 Jember Kelas 7. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(24), 417-423.




DOI: https://doi.org/10.59698/afeksi.v7i4.917

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Elina Pasaribu, Mey Sarah Putri Sakinah, Erlia Utami Panjaitan, Rahmi Syafriyeti, Rahmad Hidayat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License