Penguatan Dukungan Sosial dan Resiliensi Pada Individu yang Mengalami Ketidakhadiran Figur Ayah

Vivi Arlitasari

Abstract


Ketidakhadiran figur ayah dapat memberikan dampak yang berbeda-beda pada individu, baik dalam aspek emosional, hubungan keluarga, maupun perkembangan diri. Namun adanya dukungan sosial dan kemampuan resiliensi dapat membantu individu menghadapi kondisi tersebut secara lebih adaptif. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan dukungan sosial dan resiliensi pada individu yang mengalami ketidakhadiran figur ayah. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi kasus kelompok kecil yang melibatkan tiga peserta dewasa awal yang mengalami ketidakhadiran figur ayah karena perceraian, kematian, dan keterbatasan kehadiran ayah akibat pekerjaan. Asesmen dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, kemudian dilanjutkan dengan intervensi program yang terdiri atas psikoedukasi, sharing session, dan refleksi diri dalam satu kali pertemuan. Hasil asesmen menunjukkan bahwa setiap peserta mengalami dampak yang berbeda sesuai dengan latar belakang pengalaman yang dimiliki. Meskipun demikian, seluruh peserta memiliki sumber dukungan sosial yang berasal dari keluarga dan sahabat dekat serta menunjukkan kemampuan untuk menyesuaikan diri terhadap kondisi yang dihadapi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengidentifikasi sumber dukungan sosial yang dimiliki, mengenali kekuatan diri yang membantu mereka bertahan, serta membangun harapan yang lebih positif terhadap masa depan. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan sosial berperan penting dalam membantu individu yang mengalami ketidakhadiran sosok ayah mengembangkan ketahanan dan menghadapi berbagai tantangan kehidupan secara lebih adaptif.

Keywords


Dukungan Sosial, Resiliensi, Ketidakhadiran Figur Ayah, Psikoedukasi, Sharing Session

Full Text:

PDF

References


Daffaris, T. N., Arilia, U., Kilani, V. D., Putri, V. K. K., & Hapsari, A. D. (2026). CIRCLE OF GROWTH: PSIKOEDUKASI SELF-DISCLOSURE DAN SHARING SESSION PADA REMAJA PANTI ASUHAN DARUL JUNDI. Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS, 5(2), 137–145. https://doi.org/https://10.36636/eduabdimas.v5i2.8951

Fajriyanti, A. P., Saputri, D., & Sujarwo. (2024). Fenomena Fatherless di Indonesia. The Indonesian Journal of Social Studies, 7(1), 189–194. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpips/index

Halim, N. K., & Nur, H. (2025). PERAN KEBERFUNGSIAN KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN INDIVIDU: STUDI LITERATUR. JPK: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 02(04), 12–23. https://doi.org/https://doi.org/10.56842/jpk.v2i4

Hendriani, W., Tedjadipura, A. A., Khaerunnisa, S. M., Wulandar, P. Y., & Cahyono, R. (2024). PERAN AYAH DALAM PENGASUHAN YANG MEMPERKUAT RESILIENSI DIGITAL ANAK Wiwin. Jur. Ilm. Kel. & Kons., 17(2), 132–145. http://dx.doi.org/10.24156/jikk.2024.17.2.132

Maharani, N. K. P. B. (2025). Krisis Figur Ayah: Dampak Fatherless pada Perkembangan Individu. JURNAL PSIKOLOGI PERSEPTUAL, 10(2), 229–244. http://jurnal.umk.ac.id/index.php/perseptual%0AKrisis

Majid, I. A., & Abdullah, M. N. A. (2024). Melangkah Tanpa Penuntun: Mengkesplorasi Dampak Kehilangan Ayah Terhadap Kesehatan Mental dan Emosional Anak-anak. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(2), 7259–7272. https://j-innovative.org/index.php/Innovative%0AMelangkah

Martini, C., Karin, N., Mulia, S., & Jasmine, L. (2025). Psikoedukasi dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Resiliensi pada Mahasiswa Universitas Bhayangkara. Krepa: Kreativitas Pada Abdimas, 6(6). https://doi.org/10.9765/Krepa.V218.3784

Natasha, N., & Rahayu, M. N. M. (2025). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa. G-COUNS: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(2), 1025–1036. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.7089

Octrina, F., Dewi, A. S., & Khairunnisa. (2024). REFLEKSI DIRI DALAM MENGAJAR: MENGEMBANGKAN KESADARAN DAN PERTUMBUHAN PROFESIONAL. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(4), 4–7. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jmm.v8i4.24983

Poernomo, M., Pratiwi, M. R., & Yusriana, A. (2024). Research Article PHENOMENOLOGICAL STUDY OF FATHERLESSNESS IN THE LIVES OF DAUGTERS. Jurnal Ilmu Sosial, 23(July), 1–15. https://jis.undip.ac.id

Rahmasari, D., Rachmawati, T. S., Darmawanti, I., & Oktaviana, M. (2024). Dukungan Sosial Sebagai Mekanisme Coping untuk Remaja Fatherless. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, 0672(c), 152–162. https://doi.org/https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

Suciawati, D. T., Sari, H. R., Dewi, L. P., Huriyah, F. S., & Gandana, G. (2024). Peran Ayah (Fathering) terhadap Pengasuhan Balita. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 53–64. https://journal.uny.ac.id/v3/jpa

Wahyuningkristi, M. I., & Kristinawati, W. (2021). HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN RESILIENSI PADA REMAJA PENYANDANG TUNADAKSA BAWAAN. INQUIRY Jurnal Ilmiah Psikologi, 12(2), 1–13.

Wega, M. O., Aga, M. S. A., Wela, Y., & Ita, A. (2025). GAMBARAN FUNGSI KELUARGA DALAM PERKEMBANGAN ANAK SECARA HOLISTIK. Journal of Language and Health, 6(2), 333–340. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH

Wijayanti, R. M., & Fauziah, P. Y. (2020). KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN ANAK. VISI : Jurnal Ilmiah PTK PNF, 15(2), 95–106.




DOI: https://doi.org/10.59698/afeksi.v7i4.1001

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Vivi Arlitasari, Vivi Arlitasari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License