Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Islam dalam Pemikiran Buya Hamka dan Mahmud Yunus: Studi Komparatif dan Relevansinya bagi Pendidikan Kontemporer

Authors

  • Ika Ayu Rohmiyanti UIN Salatiga
  • Mukh. Nursikin UIN Salatiga

DOI:

https://doi.org/10.59698/kognisi.v3i2.362

Keywords:

Buya Hamka, Mahmud Yunus, Kurikulum Pendidikan Islam, Integrasi Ilmu, Pendidikan Karakter

Abstract

Artikel ini menganalisis dan membandingkan konstruksi kurikulum pendidikan Islam dalam pemikiran Buya Hamka dan Mahmud Yunus serta menilai relevansinya bagi pendidikan Islam kontemporer. Naskah awal yang cenderung deskriptif-biografis direkonstruksi menjadi kajian komparatif berbasis telaah pustaka integratif. Sumber primer berupa karya-karya utama kedua tokoh yang membahas pendidikan, akhlak, pengajaran, dan lingkungan pendidikan, sedangkan sumber sekunder terdiri atas artikel ilmiah yang dapat diakses secara daring mengenai pemikiran Hamka, Mahmud Yunus, integrasi kurikulum, pendidikan karakter, dan reformasi pendidikan Islam. Analisis dilakukan melalui identifikasi unit gagasan, kategorisasi tema, perbandingan antarkategori, serta sintesis kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa Hamka dan Mahmud Yunus sama-sama menolak reduksi pendidikan Islam menjadi transmisi pengetahuan agama semata. Keduanya menempatkan akhlak, kebermanfaatan sosial, keseimbangan dunia-akhirat, peran keteladanan pendidik, dan keterhubungan keluarga-sekolah-masyarakat sebagai unsur penting pendidikan. Perbedaannya terletak pada tekanan konseptual: Hamka lebih kuat pada pembentukan pribadi, kemerdekaan berpikir, adab, perkembangan potensi, dan relasi pendidikan dengan kebudayaan; sedangkan Mahmud Yunus lebih sistematis dalam merumuskan tujuan, struktur isi, metode, jenjang, pengajaran bahasa Arab, integrasi ilmu agama dan umum, serta pembaruan kelembagaan. Sintesis keduanya menghasilkan kerangka kurikulum Islam integratif-humanistik yang mencakup orientasi teologis-etis, integrasi pengetahuan, pedagogi aktif dan bertahap, pembentukan karakter, relevansi sosial, serta ekologi pendidikan kolaboratif. Temuan ini menegaskan bahwa pemikiran kedua tokoh tetap produktif sebagai sumber konseptual untuk merancang kurikulum yang religius, adaptif, tidak dikotomis, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik.

References

Abdulloh, M. (2020). Pembaharuan pemikiran Mahmud Yunus tentang pendidikan Islam dan relevansinya dengan pendidikan modern. AL MURABBI, 5(2), 22–33. https://doi.org/10.35891/amb.v5i2.2109

Afrianto, A., Pasaleron, R., & Efendi, F. (2024). Developments of madrasa in Western Sumatra: Analysis of Mahmud Yunus’ contributions. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 48(1), 88–104. https://doi.org/10.30821/miqot.v48i1.1185

Ainia, D. K. (2020). Merdeka belajar dalam pandangan Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya bagi pengembangan pendidikan karakter. Jurnal Filsafat Indonesia, 3(3), 95–101. https://doi.org/10.23887/jfi.v3i3.24525

Ainissyifa, H., & Nurseha, A. K. (2022). Contextualizing Mahmud Yunus’ Islamic education concept in Madrasah Aliyah. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 87–100. https://doi.org/10.15575/jpi.v8i1.19117

Alfian, M. (2019). Pemikiran pendidikan Islam Buya HAMKA. Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 19(2), 89–98. https://doi.org/10.32939/islamika.v19i02.454

Asror, M., Abu Bakar, M. Y., & Fuad, A. Z. (2023). Modernisme pendidikan Islam dalam pemikiran Mahmud Yunus: Analisis dan relevansinya dalam peningkatan mutu pendidikan Islam Indonesia era Society 5.0. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 8(1), 35–52. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2023.vol8(1).11693

Badriah, B. (2022). The relevance of Mahmud Yunus’s thought to Islamic education in the era of digital transformation. Ruhama: Islamic Education Journal, 5(2), 183–198. https://doi.org/10.31869/ruhama.v5i2.3732

Basri, H., & Abdullah, A. (2024). Curriculum integration constructs in integrated Islamic elementary school. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 5(1), 79–99. https://doi.org/10.31538/tijie.v5i1.873

Daga, A. T. (2021). Makna Merdeka Belajar dan penguatan peran guru di sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 1075–1090. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1279

Dartim, D., & Ali, M. (2022). Studi filosofis konsep pendidikan menurut Hamka dan relevansinya dengan sistem perkaderan Muhammadiyah. HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education, 2(2), 151–162. https://doi.org/10.14421/hjie.2022.22-03

Depita, T. (2024). Pemikiran Mahmud Yunus tentang pendidikan Islam. Jurnal Tawadhu, 8(1), 41–56. https://doi.org/10.52802/twd.v8i1.795

Faris, M. (2023). Pemikiran Buya Hamka tentang kurikulum pendidikan Islam. Kutubkhanah, 23(1), 52–60. https://doi.org/10.24014/kutubkhanah.v23i1.20315

Ferdian, F., & Afriani, W. (2024). Mahmud Yunus dan pemikirannya dalam ranah pendidikan Islam. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 11–21. https://doi.org/10.32923/tarbawy.v11i1.3928

Gozali, M. P., Kurniawati, & Ibrahim, N. (2022). Buya Hamka: Nationalism in Islamic education in Indonesia. International Journal of Social Science and Business, 6(4), 528–535. https://doi.org/10.23887/ijssb.v6i4.46968

Groeninck, M. (2021). Islamic religious education at the heart of the secular problem-space in Belgium. Social Compass, 68(1), 25–41. https://doi.org/10.1177/0037768620974270

Hamka. (2003). Tafsir Al-Azhar (Jilid 6). Pustaka Nasional.

Hamka. (2015). Falsafah hidup. Republika Penerbit.

Hamka. (2017). Lembaga hidup. Republika Penerbit.

Hamzah, S. H. (2014). Pemikiran Mahmud Yunus dalam pembaruan pendidikan Islam di Indonesia. Dinamika Ilmu, 14(1), 123–147. https://doi.org/10.21093/di.v14i1.18

Iskandar, E. (2017). Mengenal sosok Mahmud Yunus dan pemikirannya tentang pendidikan Islam. POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam, 3(1), 29–60. https://doi.org/10.24014/potensia.v3i1.3492

Kartika, D., & Alting, M. G. (2024). Pendidikan Islam Buya Hamka. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(12). https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i12.3727

Manti, B. B., Husaini, A., Mujahidin, E., & Hafidhuddin, D. (2016). Konsep pendidikan modern Mahmud Yunus dan kontribusinya bagi lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 151–183. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v5i2.589

Meliyawati, M. (2023). Relevansi konsep pendidikan Buya Hamka dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(3), 1535–1540. https://doi.org/10.37905/aksara.9.3.1535-1540.2023

Muhajir, A., Naim, N., Fitri, A. Z., & Safi’i, A. (2020). Approach to the development of multicultural education curriculum in Darul Hikmah Modern Islamic Boarding School Tulungagung, Indonesia. Universal Journal of Educational Research, 8(5), 1842–1847. https://doi.org/10.13189/ujer.2020.080520

Muliati, I., Kosasih, A., & Fitria, R. (2019). Teori pedagogik pendidikan Mahmud Yunus. Islam Transformatif: Journal of Islamic Studies, 3(2), 169–178. https://doi.org/10.30983/it.v3i2.2342

Muluk, S., Habiburrahim, H., Zulfikar, T., Orrell, J., & Mujiburrahman, M. (2019). Developing generic skills at an Islamic higher education institution curriculum in Aceh, Indonesia. Higher Education, Skills and Work-Based Learning, 9(3), 445–455. https://doi.org/10.1108/HESWBL-06-2018-0064

Nisrina, V. L. (2022). Konsep pendidikan menurut Mahmud Yunus dalam kitab At-Tarbiyatu wa At-Ta‘limu dan implikasinya terhadap Kurikulum 2013. IEEJ: Islamic Elementary Education Journal, 1(1), 17–36. https://doi.org/10.47454/ieej.2022.v1i1.2

Nurhasanah, F., Ibnudin, I., & Syathori, A. (2023). Konsep pendidikan menurut Buya Hamka dan relevansinya dengan pendidikan Islam kontemporer. Journal Islamic Pedagogia, 3(2), 176–195. https://doi.org/10.31943/pedagogia.v3i2.108

Nurza, A., Rahmat, M., & Fahrudin, F. (2018). Konsep pendidikan Islam perspektif Mahmud Yunus dan implikasinya terhadap pembelajaran PAI di sekolah. TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education, 5(2), 174–185. https://doi.org/10.17509/t.v5i2.16753

Priyambodho, D. D. (2023). Gagasan pembaharuan pendidikan Islam Mahmud Yunus dalam Tafsir Al-Qur’an Karim. Studia Religia: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 7(1). https://doi.org/10.30651/sr.v7i1.18197

Qomariyah, N., & Maghfiroh, M. (2023). Relevansi konsep pendidikan Islam perspektif Buya Hamka di era society. Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 128–147. https://doi.org/10.19105/rjpai.v4i2.8700

Rofi, S., Prasetiya, B., & Setiawan, B. A. (2019). Pendidikan karakter dengan pendekatan tasawuf modern Hamka dan transformatif kontemporer. Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam, 11(2), 396–414. https://doi.org/10.30596/intiqad.v11i2.2658

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Sukari, S. (2021). Pemikiran pendidikan Islam menurut Hamka. Mamba’ul ’Ulum, 17(2), 106–117. https://doi.org/10.54090/mu.49

Suyadi, Nuryana, Z., Sutrisno, & Baidi. (2022). Academic reform and sustainability of Islamic higher education in Indonesia. International Journal of Educational Development, 89, 102534. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2021.102534

Xiao, Y., & Watson, M. (2019). Guidance on conducting a systematic literature review. Journal of Planning Education and Research, 39(1), 93–112. https://doi.org/10.1177/0739456X17723971

Yunus, M. (1961). Pokok-pokok pendidikan dan pengajaran. Hidakarya Agung.

Yunus, M. (1996). Sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Hidakarya Agung.

Zulfadhilah, Z., & Rahman, R. (2022). Modernisasi pendidikan Islam di Indonesia: Studi komparasi Mahmud Yunus dan Azyumardi Azra. AS-SABIQUN, 4(5), 1447–1466. https://doi.org/10.36088/assabiqun.v4i5.2274

Zul, D. R. (2021). Pemikiran pendidikan Islam menurut Buya Hamka. Kutubkhanah, 20(2), 102–120. https://doi.org/10.24014/kutubkhanah.v20i2.13346

Downloads

Published

2026-08-11

Issue

Section

Title