Analisis Struktural Cerpen “Bengawan Solo” Karya Danarto Melalui Pendekatan Objektif
DOI:
https://doi.org/10.59698/vilvatikta.v3i1.240Keywords:
cerpen, Danarto, pendekatan objektif, strukturalisme, unsur intrinsikAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterkaitan unsur intrinsik cerpen “Bengawan Solo” karya Danarto melalui pendekatan objektif. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data primer berupa teks cerpen “Bengawan Solo”. Data berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan rangkaian peristiwa dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Analisis dilakukan dengan menyeleksi, mengelompokkan, menafsirkan, serta menghubungkan data berdasarkan kategori tema, tokoh dan penokohan, alur, sudut pandang, latar, gaya bahasa, dan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen mengangkat tema kepedulian sosial yang berhadapan dengan kekerasan, ketidakpedulian, dan kecemasan kolektif bernuansa mistis. Tokoh Aku digambarkan sederhana, peduli, dan empatik; Nining tampil polos dan rentan; Pak Darkin temperamental; sedangkan Kiai Kintir misterius. Cerita menggunakan alur maju dan sudut pandang orang pertama pelaku utama. Latar Pasar Kliwon, Bengawan Solo, dan waktu malam tidak hanya menjadi tempat peristiwa, tetapi juga membentuk atmosfer sosial dan mistis. Gaya bahasa metaforis, ironis, dan imajis memperkuat daya sugesti cerita. Keseluruhan unsur tersebut membangun amanat bahwa kepedulian tidak ditentukan oleh kekayaan, empati perlu diwujudkan dalam tindakan, dan kekerasan terhadap pihak yang lemah harus ditolak. Kebaruan penelitian terletak pada pembacaan hubungan antarelemen secara terpadu, melengkapi kajian terdahulu yang lebih banyak menyoroti tindak tutur dan nilai moral cerpen.
References
Amelia, S. (2024). Analisis pendekatan objektif pada cerpen “Pengemis Kecil Itu” karya Aprilia Dwi Iriani. Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia, 3(1), 55–71. https://doi.org/10.58218/literasi.v3i1.1098
Aprilyana, N., & Sulistyono, Y. (2022). Analisis unsur intrinsik dan kohesi leksikal repetisi pada cerpen “Tato, Ciuman, & Sebuah Nama” karya Yetti A.Ka. Jurnal Konsepsi, 11(2), 223–232. https://p3i.my.id/index.php/konsepsi/article/view/191
Ardianti, S., & Nurhayati, M. (2023). Analisis unsur intrinsik cerpen “Layang-Layang” karya Marya Bernadeth Tukan menggunakan pendekatan objektif. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 1(6), 27–37. https://doi.org/10.61132/morfologi.v1i6.65
Aryanti, S. (2023). Analisis cerpen “Pencurian di Sekolah” karya Portgas D Fahri menggunakan pendekatan objektif dan mimetik. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 1(4), 65–73. https://doi.org/10.61132/semantik.v1i4.78
Aryanti, S., & Marsela, D. A. (2022). Analisis cerpen “Sepotong Surat dalam Diam” karya Asma Nadia menggunakan pendekatan objektif dan mimetik. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 1(3), 57–67. https://journal.unimar-amni.ac.id/index.php/Populer/article/view/279
Azizah, W. S. N., & Silfiani, I. (2023). Analisis unsur intrinsik cerpen “Ketika Laut Marah” karya Widya Suwarna menggunakan pendekatan objektif. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 1(5), 30–39. https://doi.org/10.61132/morfologi.v1i5.83
Danarto. (2016). Bengawan Solo. DIVA Press.
Dewi, E. R., & Ginting, R. A. F. (2024). Analisis pendekatan objektif pada cerpen: Dua lembar jilbab buat Aisyah karya Maulana Satrya Sinaga. ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 3(2), 488–498. https://doi.org/10.37304/enggang.v3i2.12184
Efendi, A. (2010). Analisis perbandingan struktural cerpen “Selamat Jalan Nek” karya Danarto dengan cerpen “Pohon” karya Monaj Das. LITERA, 9(2). https://doi.org/10.21831/ltr.v9i2.1181
Firjatullah, F. M., Rahmah, N. A., & Siagian, I. (2023). Tindak tutur dalam cerpen Bengawan Solo karya Danarto (sebuah tinjauan pragmatik). Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(2), 724–732. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i2.12924
Ganiwati, W. S. (2021). Gaya bahasa pada kalimat-kalimat dalam cerpen “Penjahit Kesedihan” karya Agus Noor: Suatu kajian stilistika. Jurnal Salaka: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia, 3(1), 25–32. https://journal.unpak.ac.id/index.php/salaka/article/view/3317
Gunawan, H., Hakim, M., & Hariyansyah, N. (2022). Analisis unsur intrinsik cerpen “Biar Miskin, Belum Tentu” karya Sri Izzati. Lateralisasi, 10(1). https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/3447
Hanafi, S. R. A., & Noorahmad, K. (2022). Menganalisis unsur intrinsik dalam cerpen “Malaikat Juga Tahu” karya Dee Lestari. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa, 1(4), 118–125. https://doi.org/10.58192/insdun.v1i4.241
Haq, F. D., Kusmini, C., & Yunus, S. (2025). Analisis nilai moral pada cerpen “Bengawan Solo” karya Danarto. Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa, 7(4). https://doi.org/10.6734/argopuro.v7i4.12282
Ikomah, R. W., Febriani, E., & Dewanta, A. A. N. B. J. (2026). Oposisi Barat-Timur dan hegemoni dalam cerpen “Telaga Angsa” karya Danarto: Perspektif postkolonial. Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya, 13(1). https://doi.org/10.36456/bastra.vol13.no1.a11436
Khoirunnisa, Sabrina, A., & Putri, R. A. (2023). Kritik objektif dalam kumpulan cerpen Pengantin Luka karya K. Usman. Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 112–127. https://doi.org/10.25134/ajpm.v3i2.65
Mahmud, M., Nurhasanah, E., & Hartati, D. (2022). Analisis unsur intrinsik pada kumpulan cerpen Transit karya Seno Gumira Adjidarma. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(4), 4977–4984. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i4.6266
Marsela, D. A., & Ansor, M. (2023). Analisis cerpen “Lelaki yang Menderita Bila Dipuji” karya Ahmad Tohari menggunakan pendekatan objektif dan mimetik. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 1(4), 51–64. https://doi.org/10.61132/semantik.v1i4.75
Muliana, I. K. E. (2020). Unsur intrinsik cerpen “Dedosan” karya I Wayan Wikana. Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha, 7(2), 71–79. https://doi.org/10.23887/jpbb.v7i2.28071
Ndari, D. A. W., Setyowati, H., Santoso, E., & Aryanto, A. (2022). Analisis perbandingan struktural cerbung “Kuburan Tanpa Tenger” karya Margareth Widhy Pratiwi dengan film Thailand “Alone”. Sutasoma: Jurnal Sastra Jawa, 10(2), 150–165. https://doi.org/10.15294/sutasoma.v10i2.53816
Nesa, V. F., & Nabila, W. S. (2022). Analisis unsur intrinsik dan nilai moral cerpen “Bangkit” karya Alfred Pandie. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa, 1(3), 1–9. https://journal.unimar-amni.ac.id/index.php/insdun/article/view/204
Nugraha, A. S. (2022). Analisis unsur intrinsik cerpen “Robohnya Surau Kami” karya Ahmad Ali Navis. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 7(2), 229–236. https://doi.org/10.36709/bastra.v7i2.108
Pramidana, I. D. G. A. I. (2020). Unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam cerpen “Buut” karya I Gusti Ayu Putu Mahindu Dewi Purbarini. Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha, 7(2), 51–60. https://doi.org/10.23887/jpbb.v7i2.28067
Prasetyo, E. P. (2020). Analisis unsur intrinsik dan nilai moral dalam cerpen “Wanita Berwajah Penyok” karya Ratih Kumala. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 91–98. https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/parole/article/view/4496
Putri, N. P., Mulyono, T., & Anwar, S. (2020). Semiotik Roland Barthes pada cerpen Tunas karya Eko Tunas dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 1(2), 249–268. https://doi.org/10.22515/tabasa.v1i2.2648
Rahmawan, B. F., Ramadhan, S., & Saproji, S. (2022). Analisis cerpen “Lara Lana” karya Dee Lestari menggunakan pendekatan objektif dan mimetik. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 1(3), 43–56. https://doi.org/10.58192/populer.v1i3.278
Ramdani, S. P. R., & Hidayanti, H. (2022). Analisis unsur intrinsik cerpen “Menjauh untuk Menjaga” karya Novita Anissa Azza: Pendekatan mimetik. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 1(4), 137–150. https://doi.org/10.55606/concept.v1i4.88
Sabila, A. H., & Nurhayati, M. (2022). Analisis cerpen “Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita” menggunakan pendekatan objektif. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 1(4), 98–104. https://doi.org/10.58192/populer.v1i4.286
Sari, H. I., & Ratuliu, M. (2023). Analisis struktural dan nilai moral dalam cerpen “Rembulan di Mata Ibu” karya Asma Nadia. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 1(6), 1–10. https://doi.org/10.61132/morfologi.v1i6.62
Sugiyo, S. (2021). Majas dan citraan cerpen “Langit Menganga” karya Danarto (kajian stilistika). Jurnal Sasindo UNPAM, 9(2), 87–97. https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Sasindo/article/view/15292
Wati, N. M. A. S. (2020). Analisis struktur karya sastra cerpen “Punyah” karya I Gede Bayu Kusuma. Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha, 7(2). https://doi.org/10.23887/jpbb.v7i2.28073
Widayati, M. (2017). Foregrounding dalam kumpulan cerpen Adam Ma’rifat karya Danarto. Stilistika: Kajian Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 3(1). https://doi.org/10.32585/.v3i1.6
Widijanto, T. (2018). Jagad alus mistis Jawa dalam cerpen-cerpen Danarto dan fantasi magis Ternate dalam novel Cala Ibi karya Nukila Amal. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 7(1), 102–126. https://doi.org/10.26499/jentera.v7i1.682
Yanti, Z. P., & Gusriani, A. (2021). Analisis novel Guru Aini karya Andrea Hirata dengan pendekatan objektif. Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 166–179. https://doi.org/10.24114/bss.v10i2.26822
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tomi Pratama, Roma Kyo Kae Saniro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
